pahitku yang manis

Keputusan yang “pahit”..
Tapi bukankah akan terbayarkan..
oleh manisnya surga..
Jika kita menjalankannya..
dengan penuh keikhlasan?
Lalu,,
Kenapa harus sedih?
Bukankah seharusnya aku bahagia?
Ketika dapat bermanfaat bagi jalan ini..

akuAi_120807

One response

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s