untukku dan untukmu

Kedewasaan seorang muslim dalam beriman kepada Allah SWT adalah dilihat dari keistiqomahannya dalam menjaga keimanannya.
Kedewasaan seorang muslim dalam beriman kepada Allah SWT adalah dilihat dari caranya menghadapi ujian hidupnya.
Mampukah ia sabar?
Mampukah ia tegar?
Mampukah ia menghadapinya?
Mampukah ia mengambil hikmahnya?
Apakah ia mengeluh?

Kutipan kata-kata itu ku dapatkan dari avi2kawamura *salam kenal mba!* yuph! Ujian hidup emang takkan terelakkan dari kehidupan kita. Kita membawa masalah sejak lahir hingga wafat nanti. Rasulullah aja yang dijamin masuk surga sama Allah SWT masih juga nerima ujian. Apalagi kita yang cuma hamba fakir kepunyaan Allah ini.. Dan kutipan dari mba avi yang menurutku sederhana tapi bagus itu rasanya kalah jauh sama firman2 Allah dalam alQuran (yaiyalah..!). Begitu banyak firman-Nya yang membahas tentang ujian dan bagaimana menghadapinya. Dan ku persembahkan 3 ayat dalam Surat AlBaqoroh (155-157) yang cukup mewakili hal itu. Semoga kita semua mendapat petunjuk dari Allah SWT. Amin..

“Dan Kami pasti akan Menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata “innaalillahi wa innaa ilaihi raajiun” (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya-lah kami kembali). Mereka itulah yang memperoleh ampunan dan rahmat dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.”

9 responses

  1. dari Anas ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Apabila Allah menghendaki hamba-Nya menjadi orang yg baik, maka ia menyegerakan siksaannya di dunia, dan apabila Allah menghendaki hamba-Nya menjadi orang jahat, maka ia menangguhkan balasan dosanya sehingga Allah akan menuntutnya pada hari kiamat.”

  2. syatianee said: dari Anas ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Apabila Allah menghendaki hamba-Nya menjadi orang yg baik, maka ia menyegerakan siksaannya di dunia, dan apabila Allah menghendaki hamba-Nya menjadi orang jahat, maka ia menangguhkan balasan dosanya sehingga Allah akan menuntutnya pada hari kiamat.”

    smoga ujian yang kita hadapi menjadikan kita lebih baik yaa ti!smangat!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s