Tanya: berhenti atau bertahan?

Ketika ada seseorang atau sekelompok orang memintamu untuk berhenti berjuang dengan alasan beban yang kamu tanggung sudah terlalu berat, sedang kamu merasa masih sanggup memikulnya. apa yang akan kamu lakukan? Berhenti atau bertahan?

Ketika kau memilih berhenti, apakah artinya kamu pilih-pilih terhadap beban yang kamu emban? Atau justru kamu bisa jadi fokus pada beban tertentu saja. Bolehkah begitu?

Ketika kau memilih bertahan, apakah artinya kamu terlalu egois dan tidak memikirkan orang lain yang cukup sungkan dengan keadaanmu hingga akhirnya kamu merepotkannya? Atau kamu ingin membuktikan bahwa bersama kesulitan ada kemudahan? Walau harus menjadikan beban sebagai ajang uji coba ketahanan.

Ketika ada yang memintamu untuk berhenti, apakah artinya ia melepaskan ladang amal yang harusnya bisa kamu garap untuk meringankan bebanmu? Mengapa ia melakukan hal itu? Merasa sayang, kasihan, atau tidak ingin direpotkan?

Ketika ada yang memintamu untuk bertahan, apakah artinya mereka tidak ingin menjadikanmu lemah karena ujian yang kamu hadapi? Ataukah sebuah gengsi agar kamu tidak pergi?

Kawanz, ada 5 pertanyaan neh.. Boleh dijawab semua atau cukup no.1. Tolong sertakan juga alasannya yaa! Trima kasih.

25 responses

  1. Kapasitas tiap org itu beda2.Ada org yg dgn 2 amanah sudah sangat trbebani dlm artian memang dia hanya bsa membagi waktunya,pikirannya utk 2 amanah itu.Ada jg org yg sdh memiliki 3 amanah dan akan dtambhkn 1 amanah lg, dia ga masalah akn hal itu karna dia bsa membagi waktu dan pikirannya utk itu.Yg tau kapasitas diri qta adalah diri qta sndiri.Klo emg qta mrasa sanggup utk memikulnya maka bertahanlah..Klo emg qta mrasa ga sanggup utk memikulnya maka brhentilah..Berhenti bukan brarti brhenti sama skali dr amanah2..Jgn sampai jg qta mnjd org2 yg ga amanah dgn bnyakny amanah yg qta pikul..Yg ada malah dzalim sm diri sendiri..Ibarat truk yg cm punya muatan 1000ton pasir, kalo ke dlm truk tsb dmasukkan 2000ton pasir, mka apa yg trjadi?Bsa jd, 1000ton pasir yg sharusnya tdk muat itu, berceceran dtengah jalan.Bhkan mungkin, ktika truk pasir itu sampai dt4 tjuan, muatan yg trsisa hanya 1000ton pasir yg memang kapasitasnya..Klo mw lebih meyakinkan diri qta,, sbaiknya istikharah aj,, minta ptnjuk sm Allah yg memiliki diri qta, yg pasti tau kapasitas qta..*pernah di taushiyahin kyak gini nih,, mengingatkan diri sendiri*

  2. krna memang yg mngenal dg baik,slain Pencipta qt,adl diri qt sndri.dan org lain bs jd mampu mlihat ap yg luput dr qt.ibarat ptandingan sepakb0la,qt adl pemainny,yg terjun lgsg scra teknis,&org2 dsktr qt adl pn0nt0nny,yg mlihat dr luar,apkh qt bmain bgs atw tdk,siapa pmain d blkg qt,bgaimana dg sdt yg luput dr lgkh kaki qt,smntara bgaimana kadar lelah atw brpa %smangat&kpercayaan dr qt,y yg tw cuma qt(&Yg Maha Tahu,tntunya).intiny c,q g tw pilih brhnti atw bthn,krna aq bukan pmain b0la atwpun pn0nt0nnya.smangka k’ai…

  3. pemikirulung said: pengen jawab, tapi jawabanku pasti panjang banget deh i..kapan-kapan ku sms aja ya

    yaaa… bales ke sini aja.. kalo pake sms gampang dihapus..mau panjang sampe ngelebihin tulisanku juga boleh kok lud..

  4. empireoffaith said: Bahasa alquran nyamenjalankan perintah itu semampunya, tp meninggalkan larangan semaksimal mungkin sampai kl perlu memaksakan diri

    ada di ayat berapa surat apa yaa bro??

  5. f3r051so4 said: intiny c,q g tw pilih brhnti atw bthn,krna aq bukan pmain b0la atwpun pn0nt0nnya.

    trus kamu apa donk?? jaga garis yaa?? hehe..kan ini pengandaian ukh.. jika kamu mengalami hal itu bagaimana??

  6. hmm, hampir sama ama yang komen pertama sih..Kata Ustadzah Wirianingsih, Klo ada orang yang cuma sanggup membawa ember 10, tapi dikasih 15 ember, itu namanya Dzolim…Sama halnya jika, ada yang sanggup membawa 20 ember, tapi cuma di kasih 5 ember, itu namanya dzolim juga…jadi, amanah itu sebisa mungkin untuk disesuaikan dengan situasi dan kondisi si penerima amanah. Tentunya dipikir secara matang oleh 2 pihak. Makanya sebelum ngasih amanah, ditanya dulu dan dijawab dengan ilmiah. dan dengan cara yang baik..jangan pake ambeg2an deh…perkara ada orang yang pngen kita berhenti, itu kembali pada kita lagi, sejauh mana profesionalitas kita selama menjalankan amanah itu baik, klo satu amanah saja sudah berantakan, jelas ketika ada orang lain memberi amanah sangat setuju bahwa amanah itu diemban oleh x, maka yang merasakan bahwa si x tidak becus, merasa itu berat…jadi, klo ga mau dilarang sana-sini, tunjukkan klo kita profesional…tawadzun…yang lainnya, saya setuju ama komen2 di bawah..

  7. sebenernya komen gw..sama ama yang paling bawah..huehehehegini sih i, baca tarbawi “kembalikan militansi yang hilang” dehmenurutku militan itu, bilamana kita sebenernya kita sanggup bawa 10 ember (euh, lagi2 contohnya ember) dan kita bener2 bawa 10, bukan kurang dari itutiap orang bisa bawa ember yang beda-beda i, ada yang cuma bisa bawa 7, dan dia bener2 bawa 7, maka, si orang pertama yang bawa 10 dan orang kedua yang bawa 7, sama-sama disebut militan, karena mereka optimaltapi tentu saja, balasannya dari ALLAH bedanah..sekarang, yang paling tahu kita sanggup bawa berapa (setelah ALLAH tentunya) adalah kita i, dengan pertimbangan yang masak, dan jalan yang “benar”saran ku: istikharah, jangan terlalu ambil pusing dengan perkataan manusia (dalam hal ini) andai nanti ente memutuskan sesuatu, karena seringkali menyisakan cahaya dan suram sekaligus, ada yang pro dan kontra, kembalikan ke ALLAH ajasemangka!!

  8. Trima kasih saudara/iku.. Jawaban kalian luar biasa. Subhanallah.. Analoginya memudahkan penalaran *sy juga suka beranalogi*btw, sy juga dapet pesan terkait hal ini:berdoalah kepada Allah agar Allah menguatkan pundakmu, bukannya berdoa agar Allah meringankan bebanmu..Hayo..hayo.. Ada lagi yang mo berkomentar?

  9. akuai said: btw, sy juga dapet pesan terkait hal ini:berdoalah kepada Allah agar Allah menguatkan pundakmu, bukannya berdoa agar Allah meringankan bebanmu..

    wah, itu sepakat banget…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s