Puisi cinta monyet, serangga, burung, ikan, katak,, semuanya deh!

Ku lari ke hutan, kemudian ku temukan Hylobates moloch *itu bahasa kerennya owa jawa*
Ku lari ke pantai, kemudian ku injak Diadema *maksudnya bulu babi*
Sepi, sepi, dan sendiri aku mengamati *kenapa serangga2 itu tak jua muncul?*
Aku ingin bingar, aku mau di pasar burung *belajar identifikasi burung lewat vocal mereka*
Bosan aku dengan masalah bumiku *global warming, illegal logging, banjir, de el el*
Dan enyah saja kau ayam kaki empat *ga tertarik ketemu dirimu!*
Seperti berjelaga jika ku sendiri *berjelaga itu apa sih?hee..dudul.com*
Pecahkan saja gelasnya, percuma! *wong kalo ke lapangan bawanya gelas plastik :p*
Ga akan mengaduh sampe gaduh *suaranya tuh sember kaya ember*
Ada laba2 menyulam jaring laba2 di antara pepohonan *yaiyalah..*
Kenapa tak goyangkan saja pohonnya, biar uler2 jatuh ke tanah *ini mah neck cut namanya!*
atau..
Aku harus lari ke hutan, belok ke pantai? *kalo ga nyasar yaa!*

Ooowwch,,
rinduuu sangaaat dengan hidupan liaaar..!!
Sepertinya nanti akan sulit buat naik gunung atau snorkeling lagi..
Kangen..
Baju yang kumel kena tanah,
Kaos kaki yang ternoda oleh darah gara2 pacet kelaperan,
rok yang nyangkut di akar,
leher yang pegal karena nyari burung hutan,
kaki yang terus melangkah walau hilang arah, nyasar di hutan euy!
Kerudung yang basah di bawah air terjun,
Merasakan manisnya air laut, hmm.. Asin ternyata!
Nge-trip di padang ubur2, bonus sengatan tiada tara..

Aku mau ke hutan..
Ke pantai juga boleh..
Eeh, bolehkah?

Truz kapan dong liat sunrise di puncak gunung??
Ke Bunaken, Borneo, Celebes, Papua..?

Akuai, ingin terbang bebas seperti burung elang!
Ingin melompat mengalahkan sang belalang!
Ingin menari bersama rumput2 di padang lamun!
Ingin lebih mensyukuri setiap karya indah Sang Pencipta, Allah SWT..!

19 responses

  1. pengen naek trans kota-ragunan muter2 berkali2 tapi dengan trans yang ber-gen fm…semaleman…sambil liat lampu2 jakarta…kangen perjalanan malam…kangen macetnya pancoran, betenya nunggu lampu yang tak kunjung meng-hijau…kangen denger suara pengamen jalanan, suara biola yang mengaduh, suara gitar yang tertawa, dan nyanyian yang rupa2…:D

  2. akuai said: Ku lari ke hutan, kemudian ku temukan Hylobates moloch *itu bahasa kerennya owa jawa*Ku lari ke pantai, kemudian ku injak Diadema *maksudnya bulu babi*Sepi, sepi, dan sendiri aku mengamati *kenapa serangga2 itu tak jua muncul?*Aku ingin bingar, aku mau di pasar burung *belajar identifikasi burung lewat vocal mereka*Bosan aku dengan masalah bumiku *global warming, illegal logging, banjir, de el el*Dan enyah saja kau ayam kaki empat *ga tertarik ketemu dirimu!*Seperti berjelaga jika ku sendiri *berjelaga itu apa sih?hee..dudul.com*Pecahkan saja gelasnya, percuma! *wong kalo ke lapangan bawanya gelas plastik :p*Ga akan mengaduh sampe gaduh *suaranya tuh sember kaya ember*Ada laba2 menyulam jaring laba2 di antara pepohonan *yaiyalah..*Kenapa tak goyangkan saja pohonnya, biar uler2 jatuh ke tanah *ini mah neck cut namanya!*atau..Aku harus lari ke hutan, belok ke pantai? *kalo ga nyasar yaa!*Ooowwch,,rinduuu sangaaat dengan hidupan liaaar..!!Sepertinya nanti akan sulit buat naik gunung atau snorkeling lagi..Kangen..Baju yang kumel kena tanah,Kaos kaki yang ternoda oleh darah gara2 pacet kelaperan,rok yang nyangkut di akar,leher yang pegal karena nyari burung hutan,kaki yang terus melangkah walau hilang arah, nyasar di hutan euy!Kerudung yang basah di bawah air terjun,Merasakan manisnya air laut, hmm.. Asin ternyata!Nge-trip di padang ubur2, bonus sengatan tiada tara..Aku mau ke hutan..Ke pantai juga boleh..Eeh, bolehkah?Truz kapan dong liat sunrise di puncak gunung??Ke Bunaken, Borneo, Celebes, Papua..?Akuai, ingin terbang bebas seperti burung elang!Ingin melompat mengalahkan sang belalang!Ingin menari bersama rumput2 di padang lamun!Ingin lebih mensyukuri setiap karya indah Sang Pencipta, Allah SWT..!

    🙂

  3. kala siang berganti malammalam berganti siangaku tak peduli, ku bisa bermain sesuka hatibanyak temanku disini, menemanidi utara RSPAD gatot subroto *kukunjungi setiap kusakit*di selatan Gunung Agung Kwitang *kukunjungi setiap ku butuh buku dan alat tulis*di barat Museum Kebangkitan Nasional ‘STOVIA’ *kukunjungi saat idul adha (jadi tempat potong kambing), dan tempat bermain dengan teman*di timur Atrium dan pasar Senen *kukunjungi klo aku ada duit*semua kutempuh dengan jalan kakike sekolah jalan kaki, ke istiqlal jalan kaki, ke monas jalan kakimeski setengah jam lebih kutempuh…hati senang karna bersama temanhitam gesang betis membesar tak apalahkangennya aku di kwini, suasana kekeluargaan kurasa meski rumah kecil, motorpun tak punya..*numpang ikutan melepas rindu*

  4. loonilicious said: meskipun gw jarang ke lapanganGW JUGA KANGEN SUASANA ITU CUY!!!!ahuehuehuehue…..

    lo aja yang jarang ke lapangan bisa kangen sampe teriak2 gitu..apalagi gw cuy..tapi rindu gw akan terobati kamis nanti.. yeah!!

  5. pemikirulung said: ku lari ke pantai teriakku “ada bule ngga pake baju!!!”hehe

    aduh,, neng ludi..makanya kalo ke pantai jangan yang banyak bulenya..kapan2 ikut aku yuuk!!nyari kerang n ikan yang lucu2 di P.Pramuka..

  6. ai..taukah engkau??kala kau duduk di depan menemaniku yang sedang bekerja, mengendarai mobil supaya baik jalannya (kayak pak kusir)kau letakkan jaketmu di belakang..kini jaket itu menggelayut pasrah…menunggu sang empunya menjemput dan mengenakannya…woiy..jaketmu ketinggalaaan!!!

  7. akuai said: aduh,, neng ludi..makanya kalo ke pantai jangan yang banyak bulenya..kapan2 ikut aku yuuk!!nyari kerang n ikan yang lucu2 di P.Pramuka..

    MAU!!!!*sedang merasa jenuh sangat*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s