Buka mata,,buka telinga,,buka hati..

Percaya ga siy, terkadang kita terlalu egois dengan hanya memikirkan diri sendiri. Padahal, kalo kita sadari, secara lahiriah kita adalah makhluk sosial yang ga cukup hidup sendiri, pastinya akan saling membutuhkan satu sama lain. Untuk membentuk kita aja dibutuhkan minimal sel telur ibu dan sel sperma ayah. Tapi, seperti yang udah dijelaskan di awal, kita ini terlalu egois, seakan lupa dengan status sosial kita, lalu sibuk dengan urusan sendiri, berkutat dengan masalah pribadi. Dan jauhlah kita untuk menanamkan kepedulian terhadap orang lain.

Yaa, setidaknya itulah yang ku rasa akhir2 ini. Aku merasa tlah menjadi manusia yang sangat egois. Ga peduli dengan urusan orang lain, hanya mementingkan masalah sendiri. Bahkan, kesedihan yang sangat beberapa waktu yang lalu tlah menutup mataku, telingaku, bahkan hatiku. Haha, sungguh lucu! Teringat sebuah hadits yang ku berikan untuk seorang saudari, yang ternyata pemberinya justru adalah seorang yang begitu egois.

“siapa saja yang menghilangkan kesusahan seorang mu’min dari beberapa kesusahan dunia, maka Allah hilangkan kesusahannya dari beberapa kesusahan pada hari kiamat. Siapa saja yang memudahkan kesulitan, akan Allah mudahkan ia di dunia dan akhirat. Siapa saja yang menutupi seorang mu’min (dari keaibannya), akan Allah tutupi ia di dunia dan akhirat. Dan Allah menolong hambaNya selama hamba itu menolong saudaranya.” (HR Muslim)

Lalu, sebuah berita yang ku dengar sore tadi tentang musibah yang dialami keluarga sahabatku tlah menyadarkanku bahwa masih banyak orang lain yang masalahnya lebih berat dibanding apa yang aku alami. Dan sahabatku adalah salah satu contoh yang patut ditiru karena ia tetap tegar menjalani semuanya. Seolah ga terjadi apa2. Harusnya aku ga mudah lemah, goyah, patah semangat. Aku harus kuat, tegar, dan semangat! Bukankah bersama kesulitan ada kemudahan? Harusnya ayat itu tertancap dengan kuat dalam hatiku..

Dan hari ini begitu indah untuk ga aku abadikan dalam untaian kata penuh hikmah. Bahwa hidup ini tak sesempit yang ku jalani. Hanya dengan membuka mata, telinga, dan hati kita untuk juga memikirkan orang lain, lebih peka terhadap keadaan sekitar, dan mau menolong saudara kita dari masalah yang ia hadapi, maka bumi dan langit akan terasa begitu luas. Bahkan Allah akan menolong kita jika kita mau menolong saudara kita. Subhanallah..

*tersenyumlah dan jangan bersedih..SEMANGKA!!

12 responses

  1. akuai said: “siapa saja yang menghilangkan kesusahan seorang mu’min dari beberapa kesusahan dunia, maka Allah hilangkan kesusahannya dari beberapa kesusahan pada hari kiamat. Siapa saja yang memudahkan kesulitan, akan Allah mudahkan ia di dunia dan akhirat. Siapa saja yang menutupi seorang mu’min (dari keaibannya), akan Allah tutupi ia di dunia dan akhirat. Dan Allah menolong hambaNya selama hamba itu menolong saudaranya.” (HR Muslim)

    sungguh sangat suka sekali saat sekarang saya sedang seneng sumpah🙂

  2. senang melihat ai sudah senang kembali,,,kebahagiaan itu terletak dalam syukur..semoga kita menjadi bagian dari hamba-hambaNya yangs enantiasa bersyukur, dan mengingatNYA dalam lapang dan sempit…amiin…:D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s