Sewajarnya cinta

“rasa ini sungguh tak wajar..”

itu satu bait lirik dari lagu cinta terlarang-nya The Virgins.. Lagu itu kayanya lagi hits deh.. Sebenernya ga suka juga sama lagu itu. Tapi kok dimana2 lagu itu mengudara yaa?! Ok, ga penting bahas mereka. Cuma yang pasti, mereka menggambarkan dalam lagu tersebut bahwa rasa yang ga wajar seperti cinta sesama jenis atau cinta kakak ipar sendiri. Yaiyalah,, ini mah jelas terlarang!

Tapi kalo ditanya cinta yang ga wajar itu sebenernya seperti apa, pasti jawaban setiap orang beda2. Ada parameter yang dibuat sendiri. Setidaknya itu yang teramati olehku. Ketika aku merasa saudariku berlebihan dalam mengekspresikan cintanya, dia berkata bahwa perasaannya masih dalam batas yang wajar. Hmm,, begitulah. Kadang kita berpikir bahwa kita udah bisa menjaga hati kita. Padahal kenyataannya bisa berbalik, tanpa kita sadari. Sehingga orang lain melihat kita berbeda. Rumit memang. Ketika hati ini serasa dikekang. Tak bisa sebebas burung merpati. Tapi begitulah.. Hati ini milikNya. Maka tak boleh ada yang merasa lebih berhak atas hal itu.

Fiuuh,,pembahasan yang terlalu normatif. Aku sendiri pun akhirnya ga tau bagaimana mewajarkan cinta. Aku hanya berpikir bahwa sewajarnya cinta berarti ga lebay alias berlebih2an. Semua berada pada takaran yang pas. Dan tentu saja, karena yang berlebihan itu ga baik. Tapi lagi2 terbentur pada apa ambang batas yang menjadikan rasa itu terlihat wajar..

Ah,,kenapa jadi ribet gini siy? Padahal dalam kamusku ga ada tuh kata ribet. Ngapain siy musingin perasaan yang emang udah jadi fitrah manusia? Rasain aja. Cukup seperti itu. Ga perlu mesam-mesem kalo lawan jenis yang kasih perhatian. Jangan juga terlalu senang berada di situasi yang membuat kita nyaman. Padahal boleh jadi itu merupakan sebuah ancaman. Terlalu cuek dengan hal2 kaya gini bukan berarti ga punya hati loh?!

Yasudahlah.. Akupun sudah bosan sebenarnya membahas topik ini. Tapi kenapa masih juga ada yang terlena dengan drama roman picisan yang dia buat sendiri yaa?! Emang tuh setan jago banget ngbujuk manusia untuk urusan yang satu ini! Dan kenapa manusia gampang banget dikerjain yaa?! Hmmpf,, aku pun bingung harus berbuat apa. Masalah hati terkadang terlalu sulit untuk diatasi. Pada akhirnya hanya bisa berdoa semoga Allah menjaga hatiku, hati orang2 terdekatku, dan hatinya..

#begitulah,,kenapa akhirnya ada kata jatuh di depan kata cinta u_u

5 responses

  1. “Ketika hati ini serasa dikekang. Tak bisa sebebas burung merpati. Tapi begitulah.. Hati ini milikNya. Maka tak boleh ada yang merasa lebih berhak atas hal itu”like this note🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s