Luka cintaku..

Harusnya aku sadar,,
saat aku memutuskan untuk memilihmu,,
mendampingiku selalu,,
aku harus menjagamu,,
menyayangimu layaknya belahan jiwaku,,
tapi kau justru terluka karenaku,,
mungkin kau tak dapat berkata2,,
tapi luka di sekujur tubuhmu menjadi saksi,,
betapa aku begitu kurang perhatian padamu,,
hei,,tapi taukah kau?
akupun terluka,,
bukankah kita jatuh bangun bersama?
Maka izinkanku mencobanya lagi,,
menjalani hari2 bersamamu dengan lebih hati2,,
dan tak lagi membuatmu terluka karenaku..
Oke, motorku?! ^^

hayo,,hayo..adakah yang kembali terperangkap dalam jebakan puisi akuai? Puisi ini ku tujukan untuk motor putihku yang lagi2 jatuh mengenaskan karena kecerobohanku. Hari ini dua kali jatuh. Jatuhnya masih ga heroik siy *tanpa berharap bakal jatuh secara heroik (baca: kecelakaan parah)* tapi tetep bikin motorku lecet2. Hmm, jadi inget minggu pertama bawa motor. Aku jatuh sebanyak 3 kali. Walhasil bukan cuma motornya yang lecet, tapi tangan dan kakiku.

Banyak yang mewajarkan musibah yang ku alami. Ada yang bilang, “gapapa, kalo belum jatoh, blum naik motor namanya!” hoo,,gitu yaa? Tapi aku slalu teringat obrolan dengan seorang kakak angkatan di biologi. Waktu itu, malam hari mencari herpetofauna di Bodogol. Hujan yang sempat membasahi, membuat jalanan tanah liat itu jadi licin. Akupun terjatuh. Ku hibur diriku dan berkata: “ga kotor ga belajar!”, mirip iklan sabun cuci. Tapi si kakak langsung membalas, “jadi kalo mo belajar harus kotor dulu?!” hmm,,iya juga siy! Kenapa harus nunggu kotor dulu kalo mau blajar?!

Aku tapi kurang sepakat juga sama pendapatnya. Setelah peristiwa jatuh yang ku alami, aku belajar untuk ga mengulanginya. Maka, ku pikir, tak apa jika kita harus jatuh, kotor, atau hal2 tak mengenakkan lainnya. Itu adalah bagian dari proses belajar. Ga selamanya jalanan itu lurus kan? Ada kalanya ia berbelok, menanjak, menikung tajam. Kegagalan pun dianggap sebagai kunci keberhasilan, bukan?! Jadi, jangan takut terjatuh! Karena kita tlah meyakinkan diri kita untuk bangkit lagi dan memastikan semua kan baik2 saja!

28 responses

  1. enggak kok aku ga tertipu ama puisinya ^_^jatuh itu sesekali perlu,,biar sebagai manusia kita ga sombong dengan segala keberhasilan,,tapi kalau jatuh dari motor mah jangan sering2😛

  2. @ketikacintaberpahala:lah, sekujur tubuhmu mah ga lecet kan? cuma idungnya doank kayanya! Keseringan bersin. Yarhamukallah..@aishachan:hehe,,dirimu udah sering ketipu soalnya yaa sha? Btw, kan gaya jatohnya beda2 sha. Kalo dulu seringnya jatoh ke kanan, sekarang ke kiri :p

  3. akuai said: @aishachan:hehe,,dirimu udah sering ketipu soalnya yaa sha? Btw, kan gaya jatohnya beda2 sha. Kalo dulu seringnya jatoh ke kanan, sekarang ke kiri :p

    hihihihihii,,anggap saja begituoh,,,beda ya ka? yaudah gakpapa,,besok2 jatuh ke depan,,ke belakang,,sama ke atas ya😛

  4. tapi aku begitu menikmati…terutama gaya bahasa kamu lebih lagi saat aku membayangkan kamu jatu berkali kaliindah luar biasa iiiiiiiiiiiiindah……… :)*serius aku selalu tersenyum membaca postinganmu*

  5. akuai said: Maaph yaa sob, blum sempat main ke rumahmu

    aku kan udah main di rumahmuperlu apa lagi main di rumahku..?yang penting kita masih kawankan?dan masih saling bertegur sapa…aku senang mengenalmu Semangka…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s