For all kalong-ers ^^

Masih ku ingat ucapan temanku di akhir perjumpaanku dengannya tadi malam. “Segera tidur yaa!” hoho,, bahkan jam segini tubuhku tak mau diistirahatkan. Rasa kantuk yang ku rasa saat menjenguk kawanku tadi pun hilang. Ah, lagi2 susah tidur..!

Tak ingin ku menyebut kebiasaanku ini sebagai insomnia, kata yang sering dipakai untuk penyakit susah tidur. Yaph, terlebih karena aku ga mau dianggap sakit. Susah tidur itu muncul bukan hanya banyak pikiran atau tuntutan pekerjaan. Kadang, dunia malam terasa menyenangkan bagiku. Sepi. Tanpa pergerakan. Aku bebas berekspresi. Dan yang paling ku suka, moodku untuk menulis cukup tinggi di jam2 seperti ini.

Mungkin ini sudah menjadi kebiasaanku. Waktu masih jadi anak sekolahan, aku suka belajar mulai jam 10 malam. Di kampus makin menjadi karena banyak laporan praktikum yang harus dikerjain *1 sks serasa 4 sks, bro!* Waktu ayah sakit, aku pernah mengubah drastis pola tidurku selama hampir seminggu. Terjaga sampe subuh, abis itu baru tidur. Dan ku sadari ini adalah kebiasaan buruk. Lalu teringat ayat-ayat cintaNya..

“Allah lah yang menjadikan malam untuk kamu supaya kamu beristirahat padanya dan menjadikan siang terang benderang. Sesungguhnya Allah benar2 mempunyai karunia yang dilimpahkan atas manusia, akan tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur.” (QS Al Mu’min: 40: 61)

dan makna yang serupa dalam QS Al Qashash: 28: 71-73; QS Al Anaam: 6: 60; QS Ar Ruum: 30: 23; QS An Naml: 27: 86; dan QS Yunus: 10: 67.

Oiy,, kalong-ers..
Sudahkah kita bersyukur??
Blajar jadi orang normal lagi yuks!

[02.44, saat kalong beraksi n_n]

17 responses

  1. Qum allayla illa qaliila. ^ _ ^Rasulullah pun dulu jarang tidur bukan karena insomnia. Menurut saya asalkan kualitas ke-tidaktidur-annya bagus, tidak ada masalah. Tapi jangan sampai tidak tidur sama sekali ya.

  2. *saat baru saja menyadari bahwa eza tengah mulai menjadi kalonger*duh kak ai, baru saja ingin menuliskan, “alhamdulillah aku bukan kalonger ya!”tapi ternyata, sedetik kemudian, baru sadar :udah lebih dari seminggu ini melek dari sekitar jam setengah dua malem. kadang tidur lagi, kadang lanjut ampe pagi.emang kaga bagus pola tidur kaya gitu (setidaknya itu yang eza rasakan.)yuk, normal lagi…(tapi teteup nargetin : malam2 ramadhan nan panjang nanti harus benar2 hidup.)=)

  3. faithofmafaza said: udah lebih dari seminggu ini melek dari sekitar jam setengah dua malem. kadang tidur lagi, kadang lanjut ampe pagi.

    deuh,,emang ngapain aja neng.. tidurlah nak ^^

  4. nazhara said: aq juga suka bangun malem, ntar paginya deh tepar. hehe..

    kalo kaya gitu,,biasanya aku tidur jam 7 atau 8 malam..kalo kejadian akhir2 ni..ga tidur dari awal la..

  5. mylathief said: bener ini. Malah seperti ber-sks2″

    mau males2an,,tapi kalo ga lulus menyiksa juga..mau bilang 6 sks tapi kayanya ga segitunya deh..masa sama kaya skripsi..!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s