Dia menegurku dengan lembut..

Dalam sebuah perjalanan menggunakan transjakarta hari ini, aku mengisinya dengan membuat sebuah tulisan di note HP. Ketika sampai di halte busway yang dituju, duduklah aku sejenak untuk meng-copast tulisanku yang telah selesai ku tulis. Akan tetapi, saat tulisannya sudah diblok, aku malah menekan tombol kanan, tombol paste. Jadilah tulisan yang ku rangkai selama perjalanan lenteng-senen berganti dengan kopian tulisan yang lain.

Ahh,, hilang sudah moodku untuk menuliskannya kembali. Secara tak ada pilihan undo seperti jika aku menulisnya di microsoft word. Jika bisa dibilang ujian, maka ini adalah ujian sederhana dariNya. Tulisanku hilang dan tak kembali. Seperti waktu yang juga kan terus melaju ke depan. Menyesal tiadalah guna.

Inikah maksud dari kejadian kali ini? Bahwa aku tak boleh menyia2kan waktuku? Terlalu indah teguranNya itu. Terlalu lembut untuk sebuah makna yang begitu luar biasa. Dan semakin membuatku perlu memaknai kembali jargon “Lebih Cepat Lebih Baik!”

24 responses

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s