Risiko Orang Cantik, Disukai Banyak Lelaki

Kau memang cantik
Risiko orang cantik, disukai banyak lelaki
Bukan salahku
Sebelum janur melengkung ku masih bebas untuk memilih

Pernah dengar lirik lagu di atas? Aku pernah beberapa kali mendengarnya. Itu hanya bagian reffnya. Dan memang yang kuingat hanya di bagian itu. Bahkan nama grup band-nya aja aku nggak tahu. Selain karena nggak penting mengingat nama2 grup band, lirik lagunya juga nggak banget. Jadi nama grup band-nya pun nggak dilirik :p

Kalo dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, risiko adalah akibat yang kurang menyenangkan (merugikan, membahayakan) dari suatu perbuatan atau tindakan. Nah, kalo kita kembali ke lirik di atas, berarti jadi cantik itu berisiko. Membahayakan. Duh, kasian juga yaa jadi orang cantik itu?! Bahkan seorang MP’ers pernah repost tulisan dari sebuah situs berita, bahwa wanita cantik itu mengganggu kesehatan pria. Wah wah.. Aku makin kasihan deh sama orang cantik. Dan bersyukur bahwa aku nggak cantik. Hahaha… Maaph maaph saudariku.. Sungguh bukan karena aku iri dengan kecantikan kalian. Toh bagaimanapun rupa kita, semua datang dari Sang Pencipta. Aku hanya sedih jika kecantikan kalian tidak dijaga dengan baik. Ati2 ah, wanita itu fitnah terbesar bagi para pria. Makanya, dalam lagu dikatakan, “Bukan salahku…” *Dasar pria! ^_^v

Dua paragraf di atas hanya sebagai pembuka tulisanku. Intinya adalah pada kejadian kemarin sore. Hujan yang turun memintaku untuk berdiam di lab bersama rekan2 yang lain. Padahal, rencananya aku ingin kencan bareng capung2ku. Hehe.. Lalu, seorang kawan memberi link blog di wordpress. Katanya, tulisan2 dalam blog itu bagus2. Ujung2nya, dia membahas tentang foto wanita berjilbab yang ada di profil sang empunya blog. Foto yang kontroversial karena dia tidak menyatakan apakah itu fotonya atau bukan. Tapi yang pasti, fotonya itu cantik banget! Yayaya, aku aja bilang dia cantik. Maka nggak heran kalo komen di profilnya itu sampe ribuan-dengan isi yang bermacam-macam tentunya. Bahasannya cuma dua: tulisannya yang bagus atau fotonya yang cantik. Dan do you know? Banyakan yang komen itu para pria. Komennya mulai dari nasihat sampe gombalitas. Ah, kasian.

Kecantikan adalah amanah. Bersamanya juga ada ujian. Menyikapi blog tersebut, aku hanya bisa memberikan 2 hal. Pertama, aku berharap tulisannya yang bagus benar2 memberikan pelajaran buat para pembacanya. Bukan sekadar datang untuk ‘menikmati’ kecantikan sang gadis. Kedua, terlepas itu foto aslinya atau bukan, aku miris betul saat para pria seenaknya mengomentari foto itu. iuuh… Nggak rela deh melihat foto saudaraku dikomentari ini itu. Tapi kalo dia rela2 aja siy jadi bingung juga. Salah siapa yaa? (Salah gue? Salah temen2 gue? Hehe..)

Tapi…
Emang dasar cewek narsist, kayanya ada yang kurang kalo nggak majang foto. Dan dasar cowok usil, nggak tahan untuk nggak berkomentar, meski hanya kata “wew”
Betul tidak? Yuks kita diskusi ^o^

nb:
ingat yaa, yang benar itu risiko, bukan resiko
(pengalaman disuruh mengulang nulis kata risiko 30x pas makul PI -Pengantar Ilmiah- gara2 salah 1 huruf doank :p)

61 responses

  1. kayaknya aku jg pernah mampir di blog si Mbak cantik yg punya ribuan komen itu, di WP kan?? dia jg pernah bbrp kali ngomen di WPku… tulisannya mmg bagus2 tp ada satu lg yg bikin cowok2 betah ngunjungin kesana terus, ya pp yg diceritain Ai diatas😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s