Pura-pura Bego, Tapi Tetap Waspada (sebuah catatan untuk kaum hawa, hahay! ^_^)

Sebenarnya ada satu quote dalam novel Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin yang ingin aku masukkan untuk menunjang tulisan ini. Sayangnya, buku pinjamannya udah dibalikin, jadi nggak bisa dimasukin deh. Tapi intinya, ada sebuah pendapat yang mengatakan bahwa cinta itu lahir atas dasar asumsi. Kita sering mengaitkan suatu kejadian yang membuat kita berasumsi bahwa seseorang perhatian atau memendam rasa kepada kita. Dan aku jadi inget sebuah diskusi ringan via sms dengan seorang saudari. Waktu itu, aku kirim sms tentang acara seminar pernikahan “Half a Deen”. Lalu, temanku balas begini:

Kok d FK sih, jauh ah. Ai blakangan ini kalo ga nikah bhsannya soal anak. Ada apa nih?

Sebelumnya aku memang mengirim sms tentang workshop Brain Stimulation for baby dan tips2 seputar perkembangan anak. Maka, kubalas sms-nya.

Huh! Dasar wanita! Hobinya mengait2kan sesuatu😀

eh, jadi bales2an sms deh..

Kalo laki2 hobinya apa?

Kubalas lagi, kalo cowok nggak kayak gitu. (betul nggak?) Makanya, kupikir, asumsi2 yang muncul itu biasanya dari pihak wanita aja. Haha.. Sotoy.. Oya, aku tertarik banget untuk dapet ceritanya. Makanya, ku sms dia lagi. Sayangnya, smsku nggak disimpan dan lupa redaksionalnya gimana. Tapi begini jawaban temanku:

Apanya yg mw dikorek? Ada something yg membuat ku gelisah, dan mungkin salahnya aku malah minta saran pada akhwat yg senang mengait2kan sesuatu, alhasil aku jadi ke-ge-er-an

trus dia bales lagi

Gitu ya ai (haduh, emang aku bilang apa yaa? :p), jadi kepengen nanya. Wajarkah ikhwan curhat ke akhwat soal pribadi,soal cita2 n rencana masa depannya, padahal ga biasanya sih.. Wajarkah klo akhwtnya jd ge-er?

Naah… Meski agak bingung jawabnya (ada yg mau bantu?) tapi ini balasanku… *akhirnya di-save juga, hehe..*

Kadang, akhwat itu berpikir sempit. Padahal menyikapi hal ini kita harus berpikir luas. GR itu wajar. Bahkan normal. Tapi jangan sampe GRnya berkelanjutan :p
mungkin dia crita itu karena saat itu cuma kamu yg bisa diajak curhat, mungkin dia pikir kamu bisa kasih saran dll. Tapi jangan sampe berpikir bahwa dia menspesialkan kamu. Kalo kata temenku, jangan lemah hanya karena itu. Kalo emang dia ingin ke jenjang yg lebih serius, ga perlu mancing2. Tembak aja langsug. Itu lebih gentle menurutku🙂

Okeh.. Begitulah pendapatku. Ah, tapi apa benar yaa para pria nggak punya misi? *sisi wanitaku muncul, tumben. Hoho..* Hmm.. Sebelum dibahas lagi, kita lanjut ke kasus temenku yang lain yaa! Baru2 ini dia sms:

Kayaknya ternyata dia masih suka sama gw. Trus gw mesti gimana dong?

Doenk! Kadang masih suka bertanya2, kenapa oh kenapa aku sering dapet curhatan cinta2an begini yaa? Katanya sih kalo inget aku, pikirannya sering tertuju pada cinta2an, interaksi lawan jenis, dll. hweeh? Gitu yaa?! Yoweslah, bales smsnya dulu. Tertarik juga neh. Benarkah si dia suka pada temanku? Atau temanku aja yang Ge-er-an? Berikut balasanku:

Huehehe.. Emang indikasinya apa? Gapapa lah. Asal jangan kasih harapan. Kecuali lo mau seriusin. :))

Daan… Berikut balesannya:

Panjang kalo gw crita indikasinya. Nah masalahnya gw ga tau ngasih harapan tuh kaya gimana?

Duh. Gw malu i

bukannya gw pernah crita ke lo dulu, panjang lebar, apa yg bikin gw curiga. Kalo akhir2 ini dia suka nanya rencana lulus gw mau ngapain & itu ga cuma 1X😀

Hihi… Dasar wanita! Unik yaa? Mereka tuh gampang banget dibikin Ge-eR. Salah satunya yaa karena hobi mengaitkan sesuatu itu. Dapet coklat dari seorang pria aja bisa langsung mengundang seribu tanya. Kenapa dia kasih ke aku? Kenapa bukan yang lain? Kok tumben sih, padahal sebelumnya nggak pernah? Atau.. Ada juga kasus lain, misalnya saat seorang pria rajin mampir ke blog/status seorang wanita, pasti deh juga akan menimbulkan tanda tanya besar. Loh, kok dia komen terus sih? Begitulah. Sinyal2 yang umum diberikan, dianggap sebagai sinyal yang spesial, hanya untuk dia seorang. Ah… Jadi inget lagi chat dengan seorang paman.

kalian aja yang keGRan
kita mah kadang tulus, sebagai teman nganterin pulang, atau sekadar berbagi kebahagiaan
eh, diartikan TP, memberi harapan, sok perhatian, cape deh…

Fyuuh..
Pada akhirnya, wanita emang sarang fitnah. Kalo ada temen pria yang kasih perhatian dan si wanita terlalu cuek, bisa dikira si wanita ngasih jalan. Kalo wanitanya kelewat waspada, dikira GR tingkat tinggi. Serba salah kan?! Aku sering diingatkan, “Pura2 bego aja, ai.. Tapi tetap waspada!” Iyaa, sepakat. Bahwa para wanita sebaiknya memang jangan terlalu sering bermain dengan asumsi. Alih2 mau menghindari cinta palsu, eh, malah terjebak sendiri. Hati2 loh! Makanya, pliiss, kurangi GRnya! Dan tetap waspada, karena kata pak wortel, “kucing pun bisa berpotensi jadi kucing garong.” Hoho…
(Lalu, bagaimana caranya agar tau mana kucing garong dan mana yg bukan? Dan apa salah jika mereka ternyata sedang menjaring ikan? O..0w.. Ga bisa jawab neh! Help… :D)

*eh, tapi kadang aku masih bingung untuk menyelaraskan antara pura2 polos dan tetap waspada sih..*

Hwaah…
Dasar wanita! Dasar pria!
Kalian sulit kumengerti -_-”

61 responses

  1. aishachan said: Ahahaha*ngikut komen abang mode on*Kak ai. Abang. Omali. tiga itu yang lagi nulis tentang cinta2an😀

    ckckck..anak ini..sampe komen ga penting aja diikutinkalo aku emang sengaja, mau angkat tema cinta dulu..terpicu murni secara spontan gara-gara liat beranda fb :p

  2. akuai said: ihihi. wennyanti bener neh sama kucing.. tapi kok malah kasih makan ikan? hmm,, :))

    saya suka kucing kok ai, kecuali kucing garong :))ngasih ikan ada maksutnya dong :))

  3. akuai said: *eh, tapi kadang aku masih bingung untuk menyelaraskan antara pura2 polos dan tetap waspada sih..*Hwaah…Dasar wanita! Dasar pria!Kalian sulit kumengerti -_-”

    hehehe women are from venus… men are from mars😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s