Dari Padang Hingga Rawamangun

23 Mei 2010
Bagaimana kalau aku menetap di Padang? Pasti menyenangkan! Untuk seseorang yang tidak pernah merasakan hidup di kampung orang lain, merantau pastilah menjadi pilihan yang sangat menarik. Aku sudah membayangkan apa saja yang mungkin akan kulakukan di sana selama 4 tahun. Sedikit bocoran juga sudah kudapatkan, katanya di Padang sering mati lampu. Entah benar atau tidak. Ah, tak apa. Yang penting saat libur lebaran nanti aku bisa merasakan yang namanya PULANG KAMPUNG. Hehe..

Emm,, adakah yang bertanya kenapa harus Padang? Baiklah, sebenarnya belum pasti juga aku akan tinggal di Padang. (Pliz deh, Ai! Satu paragraf yang kau habiskan hanya berisi ketidakpastian?). Yah, ini berawal dari berita mengejutkan yang disampaikan adikku. Dia bilang kalau saat mendaftarkan diri untuk ikut UMB (Ujian Masuk Bersama) dia salah meng-klik PTN+jur yang diinginkan. Pilihan pertama Psikologi UI tidak bermasalah. Yang bermasalah justru pilihan kedua. Seharusnya yang dia pilih Bimbingan & Konseling UNJ (Univ. Negeri Jakarta) tapi akhirnya yang tersimpan justru Bimbingan & Konseling UNP (Univ. Negeri Padang). Soal2 yang cukup susah membuatnya pupus harapan diterima di UI. Tapi, sebaliknya, dia sangat yakin score-nya bisa menjangkau UNP. Jadilah seisi rumah mulai menimbang-nimbang, bagaimana kalau aku dan ayah menemani adikku tinggal di Padang hingga dia jadi sarjana? Kata ayah, kami bisa saja mengontrak rumah di Padang. Dan aku adalah orang pertama yang setuju usulan ayah. Hoho..

08 Juni 2010
SELAMAT ANDA DI TERIMA DI BIMBINGAN DAN KONSELIN Univ. Negeri Padang.

Setelah buka lwt web spmb, ternyata saya bener keterima di padang..

Confused

Itu bunyi SMS yang dikirim adikku untuk keluarga dan teman2nya. Ternyata, adikku benar2 diterima di UNP. Perasaanku campur aduk. Senang, karena adikku lulus UMB. Sedih, karena saat itu aku tak ada di rumah bersamanya, tak dapat mendengar curhatnya sebelum tidur. Cemas, hmm.. Apakah keputusan yang nantinya diambil adikku? Padang atau mencoba ‘peruntungan’ lewat SNMPTN? Saat pengumuman itu adikku memang telah mendaftar untuk ikut SNMPTN. UI tak lagi jadi tujuannya. Realistis, katanya. Maka, dia pun memilih BK UNJ sebagai pilihan pertama dan Psikologi UNJ di pilihan kedua.

Bagaimana dengan Ayah? Selama masih ada jalur masuk PTN, selama masih bisa mencoba, kenapa harus ambil UNP? Begitu pikirnya. Pasalnya, adikku tidak mungkin tinggal di UNP sendirian (nggak ada kerabat euy!). Keluarga pun tidak setuju kalau aku dan ayah menemani adikku di sana. Siapa yang akan menjaga ayah jika aku kerja sedangkan adikku kuliah? Hah.. Benar juga! Ayah masih harus menjalani perawatan kesehatan. Dan akhirnya adikku mantap melepas UNP. Huhu… Selamat tinggal Padang! ^_^

16 Juli 2010
Hari ini pengumuman SNMPTN, hari yang kutunggu2 tapi kulupakan. Huh, payah! :p. Aku justru diingatkan oleh bimbel tempatku mengajar dan Mbak Rike, teman mayaku. Entah kenapa aku sering geregetan dengan adikku yang terlihat cuek saat mendekati detik2 pengumuman. Tapi tidak untuk hari ini. Aku tak melihatnya di rumah ba’da isya tadi. Kata ayah, adikku sudah bergegas menuju warnet setelah mengetahui pengumuman via internet dimajukan jadi pk. 18.00 wib hari ini. Keluargaku masih belum heboh. Hmm, mungkin tidak terlalu ingin tahu dengan hasilnya. Yang pasti, planning telah dibuat jika adikku, yang untuk ketiga kalinya mengikuti ujian masuk, tidak lulus. Adikku akan mencoba UM UNJ lagi atau memilih kuliah di swasta, Psikologi YAI.

Aku tertidur ketika menunggu adikku membalas smsku. Aku menanyakan hasil pengumumannya. Aku pun terpaksa dibangunkan karena ternyata kedatangan tamu, sepupuku. Beberapa menit mengobrol dengan sepupuku di teras depan, kudengar suara adikku yang menuju rumah. Adikku pulang!

“Gimana?” kataku.

“BK UNJ..!” jawabnya sambil tersenyum.

Seketika itu juga kami berlagak bak Teletubbies: Berpelukaaan! Hehe.. Yayaya, semua senang! Ayah, kakak, abang, tak terkecuali aku dan adikku. Ayah memang sebenarnya berharap anaknya masuk PTN. Abang yang akan membiayai kuliah adikku pun ikut senang karena biaya kuliah yang relatif lebih murah dibanding UI atau Swasta. Eeh, tapi yang paling menyebalkan adalah statement terakhirnya: “Gue sih bisa2 aja ngebiayain kuliah si Lisdha di UI, tapi gue agak2 khawatir, soalnya ada anak ayah yang di UI tapi belum lulus2 juga.” Hwee… Taulah itu nyindir siapa -___-“

Hmm… Di saat tubuh lelah karena udah beraktivitas seharian, ditambah naik sepeda dari shelter Perpus Pusat sampai Gerbatama (brapa kilo tuh yaa?), meski mungkin terkesan norak, tapi kupersembahkan tulisan ini untuk Lisdha Nurakida, adikku tersayang (satu2nya neh, langka! Hihi). Barakallah yaa dek! Jangan lupa ajak gue jalan2 ke Rawamangun (kasian beut dah kakak lo setua ini nggak pernah menginjakkan kaki di UNJ, wkwk..). Omedetou imouto-chan…!!! (^_^)/

32 responses

  1. Lah, cerita ini yang sangat enak di bacamengalir….Hehehehe, saya membalas commentnya di postingan saya lho…Yaps, selamat untuk adiknya dan selamat juga buat kakaknya. Selamat berbahagia bersama – sama…..:D

  2. Selamat buat adiknya.Oalah..Kakaknya belum lulus juga? Kirain dirimu udah lulus, Ai..Semoga lulus di waktu yang tepat. Amiin..Eh Perpus Pusat – Gerbatama kan deket.. Aku pernah jalan kaki. Hoho..:-O

  3. lihatbintang said: Selamat,adekmu jd adek kelas adikku di BK UNJ..hehe..ikt daftr ulang dia aj,i..(dl aq kyk gitu..hehe..)

    daftar ulangnya pas aku ke Jatim mba. huhu..

  4. trueeyesinme said: selamat ya Lisdha…Ai anterinlah adekmu daftar ulang… sekalian kenalan sama UNJ… hahaha..

    ga bisa nganterin Da..kapan2 aja dah gw main2 ke UNJ-nya.. hehe..

  5. niniswa said: ssttt.. Gak usah dibahas.Kasian.. Piss Ai…

    oh, niniiiis.. kamu baik sekaliiii… makasih banyak atas dukungannya yaa say..luv u as always ^__^

  6. nicehole said: terimakasih ya kakak2 smua’a.. hehehekoreksi dikit ah, aku gk pnah pilih psikologi unj :ptp mksi ya postinganny.. *bikin byk yg mampir. hahahahahahahahaha

    hayah.. iyaa,, gw salah nulis. harusnya psiko UINtapi postingan ini bikin MP lo laris manis kan dee’? hihi..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s