[Lomba FF] Panjat Pinang

7 orang pria dewasa itu sudah tidak jelas lagi penampakannya. Pakaian yang mereka kenakan semula berwarna-warni. Kini, tanah liat telah mengubahnya menjadi satu warna dominan: coklat. Sekujur tubuh termasuk wajah mereka pun diselimuti tanah liat, mirip gadis kota yang sedang menjalani perawatan lulur coklat. Bedanya, mereka tidak sedang di salon, tetapi di tengah lapangan, mengikuti lomba panjat pinang untuk memeriahkan HUT RI ke-55.

“Pak Erick, nanti pas naik jangan injak wajah saya, dong?” seru Pak Tami.

“Hehe, Iya. Maaf, Pak! Pak Tami juga, sih, pake ndongak ke atas segala.” balas Pak Erick.

Para kepala keluarga itu kembali mengatur strategi. Sudah empat kali mereka gagal mencapai puncak pinang yang penuh dengan hadiah menarik. Pak Eko, Pak Mawan, dan Pak Rawis yang bertubuh besar dan kekar tetap berada di posisi terbawah. Mereka melingkari pohon pinang, saling memegang pundak satu sama lain. Pak Rahmat kemudian naik, disusul Pak Tami yang kemudian memegang pundak Pak Rahmat.

Tingkat ketiga segera ditempati oleh Pak Erick. Pak Erick berdiri mantap, mencoba bertahan menopang tubuhnya agar tidak terpeleset. Dan Pak Okto, orang yang terakhir kali memanjat, menjadi orang yang dipercaya menyapu bersih semua hadiah.

Tinggal sekali panjatan lagi, maka Pak Okto sudah dapat meraih kompor gas yang tergantung. Lalu, Pak Okto mendengar ada yang memanggil-manggil namanya.

“Pak Okto.. Pak Okto.. Istrimu mau melahirkan..!!”

“Apaaaa?!!!”

Pak Okto yang memang sedang menunggu kelahiran anak pertamanya tak lagi dapat berpegangan dengan kuat. Bangunan manusia itu pun ambruk.

***

masih dalam rangka mengikuti lomba FF di sini
emm,, kisah ini hanya fiksi belaka. jika terdapat kemiripan nama-nama tokoh, itu memang disengaja. hehe. semua nama tokoh itu adalah nama-nama pengajar BTA 70 yang mengajar bimbel di SMA-ku ^_^
fotonya diambil di sini
yaa, kira-kira cukup menggambarkan kondisi saat Pak Tami mukanya diinjek Pak Erick lah. hehe..
owya, setting waktunya sengaja 10 tahun yang lalu, saat belum bulan puasa n lomba panjat pinang masih marak ^^

45 responses

  1. griyabukuq said: “7 orang pria dewasa itu sudah tidak jelas lagi penampakannya”Berarti menghilang yak😀

    kurang tepat yaa pemilihan katanya? heheu.. maksudnya ga jelas lagi rupanya *hadeuh,, ga bagus juga yaa kayaknya? :Dkira2 lebih tepat apa yaa mas? *malah nanya :p

  2. dhaimasrani said: Benar – benar Pak Tami yang pengajar kan ?Alhamdulillah, bukan saya😀

    hahaha.. iya, namamu kan haiTami yaa?eh, jangan2 itu fotonya mas haitami yaa?😀

  3. carrotsoup said: hyaaaaaa… bta 70.. pantes bisa kenal dimas*soktau*

    kenal ka dimas mah karena dia anak biologi pak. saya juga gabungnya di BTA 70 cabang, bukan pusatnya..

  4. ndhaandini said: bentar..jangan2 in mbak ai ya…aku juga di BTA 70 (bimbel alumni) kerjanya,,,,di pusat.. alias bacang…

    jyaaaaaaaaaaaahhh.. temennya pak rio arintoko donk?hihihihihi

  5. carrotsoup said: jyaaaaaaaaaaaahhh.. temennya pak rio arintoko donk?hihihihihi

    huaaaaaaaaahhh…???kok kenal…????diamah bos ku :)tp sekarang beliau di utan kayu lagi kantornya…

  6. akuai said: tgl 4 emang ngapain? heee..aku sekali-kalinya ke bacang buat ikut lokakarya :p

    eh.. udah gak lagi ya..??biasanya kan pengajar ngambil honor.. hohoho..apa udah di transfer yoo sekarang..??🙂

  7. ndhaandini said: eh.. udah gak lagi ya..??biasanya kan pengajar ngambil honor.. hohoho..apa udah di transfer yoo sekarang..??🙂

    kan aku pengajar BTA cabang. jadi ngambilnya yaa di cabangnya laah.. tanggal 1 udah keluar gajinya. hehe..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s