Perkenalkan, Aku Sendal Jepit Yang Putus

“Kenapa kita harus berpisah?”

“Karena aku sendal jepit yang putus.”

“Lantas mengapa?”

“Kita tak lagi dapat seiring sejalan.”

“Tapi kita ini sepasang sendal jepit, kan?”

“Iya. Sebelum sendalku putus.”

“Aku tak keberatan. Bukankah sejak awal kita memang sudah berbeda? Kamu kiri dan aku kanan.”

“Meski begitu, kita selalu terlihat kompak. Tak ada yang meninggalkan yang lain. Bukan begitu?”

“Ah, aku seharusnya tidak menanyakan hal ini padamu. Kamu jauh lebih paham dibanding aku.”

“Hei, dengarkan aku! Mungkin ini yang disebut sebagai pergiliran. Sama halnya seperti pada waktu, musim, struktur organisasi, juga pergiliran keturunan pada tanaman paku dan lumut.”

“Maksudmu?”

“Kamu berhak mencari pasangan yang lain, tidak harus aku. Lagipula, tanpa disadari, kamu mungkin telah menemukan pasangan lain, yang sewarna, seukuran, dan yang pasti, tidak putus sebelah.”

“Bukankah yang putus bisa disambung kembali?”

“Benar. Tapi kadang kita terlalu memaksakan diri.”

“Hmmpf, kenapa sih sendalmu harus putus?”

“Kawan, jangan menyalahkan keadaan. Jika memang sudah waktunya putus, yaa sudah.”

“Tapi…”

“Jangan khawatir, aku akan selalu mengenang kebersamaan kita. Sebagai sepasang sendal jepit. Bahwa kita pernah sama-sama menginjak tanah liat. Berpijak di atas aspal yang keras. Dan diletakkan bersisian dengan jarak yang sangat dekat.”

“Aku tak akan melupakanmu!”

“Terima kasih. Dan kamu juga jangan bersedih, yaa?! Karena ini hal yang biasa terjadi.”

“friends forever”

25 responses

  1. Sendal it shidup smati,i..kalo satu putus,maka yg lain akn trut tak bguna krn jika dipaksakn bpasangn dgn yg lain akn tetap tak sejiwa..biar mereka berdua di pojokan,memaknai hidup dgn cr yg lain,bukn diinjak seperti sblmnya..😉

  2. @griyabukuqbetul. Ga rugi juga kok. Hehe..@mylathiefmaksudnya begitu. Tapi sulit jelasinnya..@farahzubukan keadaannya. Bahkan blum putus, kadang kita udah cari sendal baru. Ini hanya soal waktu. (biar lebih jelas, bawa status fb-ku, far :p)@pemikirulungiya, bisa juga sih begitu. Tapi pasti ga sama seperti dulu lagi..

  3. Sendal it shidup smati,i..kalo satu putus,maka yg lain akn trut tak bguna krn jika dipaksakn bpasangn dgn yg lain akn tetap tak sejiwa..biar mereka berdua di pojokan,memaknai hidup dgn cr yg lain,bukn diinjak seperti sblmnya..😉

  4. Iyap ngarti koq kak, emang bukan tentang jodohCuma kalo aku pribadi mikir sepasang sendal jepit itu ya udah kayak jodoh yang ditetepkann Allah, emang jodohya itu ya ga bisa yang laenTapi tulisanmu bagus koqq

  5. akuai said: “Kamu berhak mencari pasangan yang lain, tidak harus aku. Lagipula, tanpa disadari, kamu mungkin telah menemukan pasangan lain, yang sewarna, seukuran, dan yang pasti, tidak putus sebelah.”

    sendal ga bisa mcari pasangan yg lain klo putus.yg ada mah, malah beli yg baru sepasang.kecocokan cuma pada kaki si pemakai, bukan pada sendal yg masih utuh.=)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s