.

Aku mencari titik
Dalam ruang yang sempit
Ramai dan penuh sesak
Bercahaya remang remang
Aku ingin titik
Bukan seru atau tanya
Berikan aku titik saja
Tanpa seru atau tanya
Karena (saat ini)
Aku hanya butuh titik
.
.
.

Di Balik 3 Jendela,
30 September 2010 pk. 09.15 wib
Ditutup dengan helaan nafas panjang…. Abstrak (again)

10 responses

  1. mengapa tanya terus menghantuikuaku ingin titiksebenar2nya titikbukan hanya sebuah fatamorganayang membuat diriku menyangkakalau itu adalah titik..tik tik tik, bunyi hujan di atas genting:))

  2. tidakkah titik itu memutus? adakah kepastian di tengak ketidakpastian? bukankah kepastian itu adalah ketidakpastian itu sendiri?entahlah, tak ingin diri ini berargumen hanya soal titiknamun aku menghargai dirimu yang mencari titik, bukan koma, titik dua, tanda seru, apalagi tanda tanya….^___^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s