Perkenalkan, Aku Sebuah Tamparan


“Owch..”

“Kenapa?”

“Sa-kiiit…””

“Ada apa sebenarnya?”

“Aku tertampar..”

“Siapa? Siapa yang menamparmu?”

“Apa kau tidak sadar? Kaulah yang menamparku..”

“Aku?”

“Kau lupa jati dirimu, hah?”

“Eeh..??”

“Hmmpf.. Sungguh menyebalkan!”

“Ah, yaa..! Aku mengerti.. Aku adalah tulisan. Aku sewaktu-waktu dapat berubah jadi sebuah tamparan. Bagus jika kau ingat akan hal itu.. Maafkan aku..”

“Kau tak perlu minta maaf. Aku kesal karena diriku sendiri..”

“Hmm..”

“Aku justru berterima kasih padamu..”

“Itu sudah menjadi hakmu. Aku mengembalikan apa yang kau lupakan. Maka, ikatlah aku terus. Jangan biarkan tanganku terlepas dan akhirnya menamparmu!”

“Aku akan berusaha.”

“Bagus. Jadi, masih sakit kah?”

34 responses

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s