sajak sepi

Sepi
tanpa suara tv
tanpa ada anak2 yang berlarian
di gang sempit depan rumahku

sepi
seperti jalanan yang mulai lengang
seperti parkiran kampus yang kosong
seperti gedung kuliah yang ditinggalkan
seperti GBK yang tak lagi merah

sepi
hanya sayup2 terdengar
detak jarum jam
dengkuran ayah
kipas angin tua

sepi
hampir sempurna
namun ternyata
masih kutemukan keramaian
di sini
di hatiku

.
.
.

seolah ada angin yang bergemuruh
(adakah yang tahu bagaimana caranya menghubungi Avatar? ^o^)

***
Di Balik 3 Jendela,
30 Desember 2010 pk. 23.57 wib
“….Tak ada kebahagiaan bagi orang yang tak memiliki obsesi untuk bahagia. Tak ada kelezatan bagi orang yang tak bersabar untuk memperolehnya. Tak ada kenikmatan bagi orang yang tak mau berkorban untuk kenikmatan. Tak ada istirahat bagi orang yang tak mau berletih2 untuk istirahat.” [Ibnul Qayyim]

12 responses

  1. hwwibntato said: eh, ada Fajar … selamat pagi … he he he …*tengadah ke atas, ke sekeliling langit … qeqeqe …

    gedubraaaaaaaakkkkkkkkk.. krompyanggg…… dhuaarrrr….yah,, meleset…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s