SDS: Salim A. Fillah berkata…

Bagaikan kain putih yang telah terkena beberapa noda, pribadi mukmin kemudian dicuci dengan syahadat yang mereka ikrarkan. Allah kemudian memberi warna dengan celupanNya, celupan warna dengan citarasa Ilahi yang Maha Tinggi. Jika sang hamba terus menjaga amalan wajibnya, kemudian ia bertaqarrub dengan amalan sunnah dan nafilah, maka celupan warna itu menjadi gerak hidup yang memancarkan kemuliaan dan keagungan. [SBASM]

Ya, menjadi muslim adalah menjadi kain putih. Lalu Allah mencelupnya menjadi warna ketegasan, keceriaan, dan cinta, rahmat bagi semesta alam.[SBASM]

Seperti sepatu yang kita pakai, tiap kaki memiliki ukurannya.
Memaksakan tapal kecil untuk telapak besar akan menyakiti.
Memaksakan kasut besar untuk tapal mungil akan merepotkan.
Kaki2 yang nyaman dalam sepatunya akan berbaris rapi-rapi.
(Karena ukuran kita tak sama..) [DDU]

Mungkin lebih baik kita berpisah sementara, sejenak saja
Lalu dengan rindu kita kembali ke dalam dekapan ukhuwah
mengambil cinta dari langit dan menebarkannya di bumi
dengan persaudaraan suci; sebening prasangka, selembut nurani,
sehangat semangat, senikmat berbagi, dan sekokoh janji.[DDU]

Cinta, boleh jadi ada. Tapi Fathimah tahu kapan saatnya mengungkapkan agar ianya tak menjadi penyakit di hati masing.

Bagaimana rasanya menjadi orang yang paling bisa mengerti sahabat tercinta? Tentu indah.
Kita menjadi yang pertama-tama menangkap kilasan cahaya gembiranya, lalu menjadikan hati kita lensa konkaf untuk menebarkannya. Atau kita juga segera menangkap tebaran masalah yang menggayuti benaknya, lalu menjadi lensa konveks untuk memberinya fokus dan orientasi.
Dan di sebalik lensa itu, kita juga yang pertama-tama akan menangkap bayangan nyata dari kesemuan2 tentangnya. Seringkali, itu membuat kita menangis terlebih dahulu. Bahkan menangis sendirian. Abu Bakar Ash Shiddiq pernah merasakannya.[JCPP]

Di jalan cinta pejuang, selalulah sucikan hati, lalu bertanyalah padanya. Di jalan cinta para pejuang, berkawanlah dengan nurani meski kau tersunyi, meski kau sendiri..[JCPP]

Kalau kita jujur pada Allah atas target2 kita, Dia akan menggenapkannya untuk kita. Pasti.[SBASM]

“Antunna bebas mencintai ikhwan manapun. Tetapi kalau seorang berbeda yang baik akhlaq dan agamanya datang dan kita tak punya alasan syar’i utk menolak, jgn sekali-kali menghindar!” [SBASM]

Nasehati aku di kala kita hanya berdua
jangan meluruskanku di tengah ramai
sebab nasehat di depan banyak manusia
terasa bagai hinaan yang membuat hatiku luka.
[DDU]

Dalam dekapan ukhuwah, hindarkan diri dari kepengecutan dan mengeluhlah hanya pada yang mampu memberikan penyelesaian. Katakan saja, “Yaa Allah, aku punya masalah besar.” Dan sebagai variasi yang manis, terkadang ucapkan juga, “Hai masalah, aku punya Allah Yang Mahabesar!” [DDU]

20 responses

  1. akuai said: Dan di sebalik lensa itu, kita juga yang pertama-tama akan menangkap bayangan nyata dari kesemuan2 tentangnya. Seringkali, itu membuat kita menangis terlebih dahulu. Bahkan menangis sendirian. Abu Bakar Ash Shiddiq pernah merasakannya.

    Yg ini masih kurang ngeh. Maxudnya gimana ya? ^^a

  2. berry89 said: seneng banget ambil dari DDU ya mbak.. ini DDU juga bukan?curcol lagi dong mbaaak😀

    aku ambil dari 3 buku SAF hay.Saksikanlah Bahwa Aku Seorang MuslimJalan Cinta Para PejuangDalam Dekapan Ukhuwah*saat itu aku sedang berada di masa2 sulit curcol. Heheu..

  3. @8onetwokadang, tanpa perlu teman bercerita, kita bisa memahami apa yg dirasakannya.Dalam hal ini, diceritakan kisah Abu Bakar ra yang menangis saat Rasulullah saw memberikan ceramah selepas sholat berjamaah. Yg lain heran karena isi ceramah itu berupa kabar gembira, seharusnya Abu Bakar berbahagia seperti yg lain. Hanya Abu Bakarlah yang memahami isi ceramah tersebut. Sebuah pesan terakhir sebelum Rasulullah saw pergi meninggalkan mereka selamanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s