SDS: Pesona Muslimah

Siapa saja yang menelaah belantara sejarah Islam,
maka ia akan mendapatkan banyak sekali wanita muslimah yang mampu berperan dalam Islam disegala bidang.
Mereka mampu menyatukan Islam dalam performa etika, kecantikan dan hijab.
Mereka mampu memadukan antara ilmu pengetahuan, kebudayaan, dan kemajuan pemikiran yang bisa kita rasakan sampai masa sekarang.

Duhai ukhti shalihah
Engkau akan terlihat ANGGUN bukan karena PENGAGUMmu yang berjibun
Tapi karena sikapmu yang SANTUN
Engkau makin memPESONA dengan IZZAHmu yang terjaga
Engkau semakin CANTIK memikat
Karena kepribadianmu yang sesuai syariat.

Menjadi wanita biasa yang siap bertransformasi mnjadi bidadari dunia
yang cintanya semata2 hanya untuk dan dikarenakan Allah
yang bencinya semata2 karena Allah
yang lakunya indah, luhur dan bersahaja
yang kecintaannya ialah pada ilmu dan ibadah
yang kebenciannya ialah pada kekhilafan yang tak kunjung diberi tobat
yang ucapannya senantiasa bermanfaat dan menggetarkan bagi jiwa2 yang mendengar
ia menjaga ruhnya senantiasa suci
ia menjaga cintanya selalu bersih
ia menjaga senyumnya tetap manis terukir
ia menjaga hatinya tertabur bunga2 iman yang merekah pancarkan dalam akhlak mulia..
itulah wanita shalihah yang telah tertranformasi menjadi bidadari dunia

Wanita cantik melukis kekuatan lewat masalahnya
Tersenyum saat tertekan
Tertawa di saat hati sedang menangis
Mempesona karena memaafkan
Mengasihi tanpa pamrih
Bertambah kuat dalam doa & pengharapan
(Dikirim khusus untuk setiap wanita cantik kepunyaan Allah..)

Hal yang terindah dari wanita adalah: “Bukan saat ia tersenyum karena bahagia, tetapi saat butiran air matanya terjatuh dalam doa, bukan karena kata-katanya yang indah, tetapi pada saat ia diam dalam zikir, bukan karena kecantikannya yang mempesona, tetapi karena sujud & ruku’ nya yang tak terhenti. Bukan karena keelokan tubuh yang ia pamerkan, melainkan karena keteguhannya dalam menjaga auratnya. Maka ia adalah permata yang dirindu & embun yang dinanti, bahkan bidadaripun cemburu padanya.”

Muslimah,, ia lembut tapi tidak lemah. Lembut tapi ia sangatlah tegar & kuat, seperti pohon zaitun yang memberikan manfaat setiap bagiannya. Dia sangat bersahaja dalam setiap langkahnya. Itulah muslimah yang tak pernah lelah mendidik. Pondasi perbaikan bangsa adalah perbaikan dari keluarga. Dan perbaikan tersebut diperoleh dari ‘guru dunia’ yaitu wanita muslimah..

Seumpama kuntum mawar surga..
Anggun dibalik perisai ktegasan. Cantik dalam balutan rasa malu. Berbinar dalam tunduknya pandangan. Ia lembut meskipun tangguh, ia mempesona meski tak tersentuh. Ia serahkan jiwa raga kepada Rabb-Nya & suatu saat kepada hati yang diridhoi RobbNya..

Wanita sholeha..
Semoga itu adalah kita ^_^

6 responses

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s