[nogu story] Ngejar Setoran

Lulus kuliah berarti….
Kau tak lagi dapat uang jajan dari ayah. Hoho… Kecuali biaya untuk makan (karena masih tinggal bareng ayah), semuanya harus dibeli pake uang sendiri.

Kalo diitung2, bulan ini pendapatanku ngepaaass banget. Kalo dipaksain beli ini itu kayaknya justru malah jadi besar pasak daripada tiang. Hwaaa :O

Maka, pas tadi jam 3-an dapet tawaran ngajar privat untuk persiapan UN, aku tanpa berpikir panjang langsung mengiyakan. Uang memang bukan segala-galanya. Tapi,,, segalanya, eh, hampir segalanya dink, memang butuh uang. Jadi, meski waktu ngajar jam 5 sore hari ini, aku terima2 aja tawaran itu. Ga perlu belajar lagi juga. Hoho… *sok pinter mode: ON

(kegiatan menulis mengetiknya terhenti sejenak karena murid yang kutunggu sudah datang)

BTW, muridku kali ini punya rasa ingin tahu yang besar. Pertanyaan2nya kadang jauuh banget dari topik yang sedang dibahas. Kadang juga bertanya pada hal yang sulit untuk dijelaskan. Antara khawatir, nggak tahu info lebih detil, dan males jawabnya. Hehe.. Ini yang parah. Tapi nggak mungkin juga aku jawab ‘karena takdir’.😀
Aku paling senang menjelaskan konsep2 biologi yang secara sederhana dapat ditangkap olehnya. Kalo baca buku paket tuh kadang suka bertanya2, para murid itu bakal ngerti ga sih dengan apa yang tertulis di sana? Kayaknya terlalu banyak info yang disampaikan, yang sebenarnya belum cukup dibutuhkan olehnya. Buat apa banyak materi dijejali ke mereka kalau setelah ujian mereka lantas lupa dengan materi tersebut. Hmm.. Inilah yang harus kukejar dari muridku. Mengingatkan kembali memorinya saat belajar di kelas 7 dan 8.

Bisa dibilang, aku lebih suka ngajar privat dibanding kelas. Aku bisa lebih mengeksplor sejauh mana pemahaman sang anak. Jadi bisa mudah dalam menyampaikan materi mana yang perlu lebih intens dibahas dan dilewatkan saja. Kalau di kelas, anak2nya heterogen. Dan pasti selalu kutemukan anak2 yang ga niat ikut les. Jadi di kelas cuma ngobrol dan mengganggu konsentrasi teman lainnya. Ah, atau mungkin aku memang perlu belajar lagi untuk menguasai kelas. Dan… Meski menjadi guru sebenarnya bukan cita2ku, tapi kurasa menjalani profesi ini cukup menantang dan menarik.

Sampai jumpa di Nogu Story selanjutnya, heheu…

***
home sweet home
3 Maret 2011 pk 19.42 wib
kerjain PR award-nya kapan? Heeu…

11 responses

  1. Hehe, aku juga lebih seneng ngajar privat. Uangnya pun lebih besar. :Dklo ngajar kelas, paling bete deh klo ada anak yg becanda dan kya ga niat belajar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s