Ini Hari-nya Ludi

Berulang kali kuhapus kalimat-kalimat yang sudah kurangkai. Aku sulit menemukan pembuka yang cocok. Sama sulitnya ketika aku harus menceritakan tentang awal perjumpaanku dengannya. Sejujurnya, aku lupa.

Namanya Pemi Ludi. Dialah pemilik Id MP pemikirulung. Meski dia seorang MP’ers, bukan berarti Ludi seseorang yang baru kukenal di dunia maya. Aku mengenalnya melalui dunia nyata. Kami satu angkatan di kampus yang bercita-cita menjadi world class university itu. Warna makara yang berbeda di jaket kuning kami menandakan kami bukan berasal dari fakultas yang sama.

Sekali lagi, aku lupa kapan dan di mana pertama kali aku berkenalan dengannya. Entah di “sekolah umum” atau “sekolah khusus”. Yang pasti, kebersamaan yang terlampau seringlah yang membuat kami menjadi dekat.

Tahun 2007 aku membuat akun multiply. Tak terlalu sering kusambangi. Hingga Ludi mulai mempromosikan MP-nya. Aku lalu mulai membaca jurnal dan review yang dibuatnya, seiring dengan aktivitas ngempiku yang mulai rutin setiap harinya. Satu tulisan lamanya yang paling kuingat adalah tips mengatasi rasa kantuk. Tips yang sepertinya membuat penulisnya lupa untuk praktekkan ketika kami mengikuti “kuliah umum”. Kuliah bersama yang bikin ngantuk.

(eh… kenapa tulisanku jadi kaku begini? haha…)

Membaca tulisan Ludi terkadang membuatku manggut-manggut setuju. Tak jarang hanya bisa senyum-senyum sendiri dengan ceritanya yang lucu. Dan ketika membaca jejak-jejak komentar di blog satu sama lain, perasaan yang muncul adalah nano-nano. Duduls deh pokoknya!

Ludi itu unik.
Ludi tak suka dipanggil “Lud”
Ludi benci setiap kali melihat dan mencium aroma stroberi
Ludi itu si pemikir ulung, meski kadang hal yang seharusnya tak terlalu dipikirkannya pun akan bersemayam cukup lama di alam pikirannya. (Hmm.. menurut gw, ada kalanya lo perlu bersikap tak acuh, Di.)

Ludi adalah si bungsu yang mandiri dan tak suka merepotkan orang
Ludi suka bercerita, dan lebih suka lagi ketika orang lain mau bersabar mendengarkan serta menanggapi ceritanya
Ludi teman yang asyik diajak bergaul, tak suka ikut campur urusan orang lain, tapi tanpa mengurangi sedikitpun kepeduliannya pada sesama. Ludi akhwat shalihah yang menyenangkan. Ludi, LUmrah DIcintai.

Dan Ludi pandai membuat tulisan yang panjaaaaaaang…. (amat berkebalikan dengan akuai, hoho)

Klik. Mungkin itulah gambaran untuk kami berdua. Terlalu banyak kesamaan, mungkin itulah penyebab utamanya. Sama-sama pikun. Sama-sama “nyentrik”. Sama-sama sanguinis. Sama-sama suka nulis. Sama-sama nggak suka baca novel. Sama-sama anak sospol. Sama-sama jadi prajurit yang lugu (awalnya) dan belagu (pada akhirnya, hee.. ga dink!). Sama-sama merasa tidak lebih shalihah dibanding akhwat-akhwat UI yang lain. Dan sama-sama memiliki IMT yang tak normal. Haha.

Kami senang bercerita. Kami sering bercerita satu sama lain. Tentang banyak hal. Entah sudah berapa tema yang kami bahas bersama. Saat sama-sama belajar (atau dihajar yaa? ) di “sekolah”, saat ikut aksi, saat kajian, di ruang kuliah, di jalan. Di manapun kami bertemu, maka hampir dapat dipastikan akan ada dua manusia unik yang sedang berbincang dengan serunya.

Tak hanya saat bertatap muka. Teknologi pun dimanfaatkan untuk menuntaskan obrolan kami yang tertunda. Via YM, pesan-pesan SMS, hingga saling telepon yang menghabiskan waktu berjam-jam. Seringkali, rasa tak mau mengalah itu muncul. Saat yang satu ingin berbagi cerita sedangkan yang lain masih ingin mengungkapkan pendapatnya. Maka, terkadang akan lahir sebuah kesepakatan. Ini hari-nya siapa. Dialah yang berhak mengambil porsi besar untuk bercerita (meski kadang kesepakatan itu dilanggar juga, hehe).

Dan hari ini adalah hariku. Akulah yang memiliki kendali untuk menceritakan apapun sesukaku. Maka, kubiarkan jemari ini mengetik kata demi kata tentangnya. Tentang Ludi.

***
Di Balik 3 Jendela,
24 April 2011 pk. 23.24 wib
Terlalu banyak kisah.. Terlalu banyak kenanganku bersamanya.. Hingga membuatku sulit menceritakan segalanya. Atau mungkin memang tak perlu dituliskan? Yang pasti, aku akan merindukanmu, sist! Take care yaa! ^____^

(Ludi said: yaelah i, meski ga ketemu kan masih bisa SMS-an.. –dan sejak kapan nt ngomong pake bahasa aku-kamu? hahaha…)

44 responses

  1. akuai said: Dan Ludi pandai membuat tulisan yang panjaaaaaaang…. (amat berkebalikan dengan akuai, hoho)

    Perasaan saya perhatikan setiap kesini menjumpai tulisan tulisan panjang lebar malah.. SABUDI ‘sastra budaya indonesia’mari kita jaga bersama!

  2. moestoain said: Perasaan saya perhatikan setiap kesini menjumpai tulisan tulisan panjang lebar malah..

    mungkin moes datengnya pas saya kebetulan nulis yang panjang2.. hehe.. (padahal sepanjang2nya tulisan saya mah ga lewat dari dua halaman A4 ^o^)

  3. pemikirulung said: mau gw bikinin tulisan lagi i? tentang kesan pertama ketemu nt, gw masih inget ko, soalnya cukup berkesan, hehe (pasti nt ga nyangka)

    haha.. Gw juga bingung knapa jadinya begini. Tadinya mau nyeritain pas hari kartini juga. Tapi pengen crita byk hal… :p

  4. pemikirulung said: mau gw bikinin tulisan lagi i? tentang kesan pertama ketemu nt, gw masih inget ko, soalnya cukup berkesan, hehe (pasti nt ga nyangka)

    lah, salah nge-quote…Mau donk, Di. Gw kok lupa yaa? Eh, tapi emang nt masih bisa ngenet n nulis2 lagi gitu? Kayaknya ke depan bakal sibuk banget.

  5. mylathief said: Tinggal sdkt saja sudah jd biografi🙂

    berarti aku berbakat jadi penulis biografi. Hohoho… Dulu pengen juga menceritakan teman2 MP satu2. Mungkin Ludi jadi yg pertama.

  6. mywordmyworld said: *seakan-akan tulisan di atas untuk mengenang orangnya yg pergi jauh* :p

    tulisan ini sebuah persembahan. Hadiah kecil dariku karena dia rencananya emang akan pergi jauh (kalo lulus karantina). Mungkin bisa lebih dari setahun ga akan ketemu ludi.

  7. Iyaa.. Insyaallah. Coba ikut aja cha..Barusan dapet SMS dari ludi. Katanya:Besok ad materi tips mnulis.pmbicarany andrea hirata.horeehwee… Tuh anak sngaja bikin mupeng neh!Eh, trus dia sms lagi.ga ko. Brbagi kbahagiaanmantaaaab! Blum jadi PM aja udah menginspirasi..*beneran lebay neh gue, Di. haha!

  8. aisavitri said: Wah, Ludi ikutan Indonesia Mengajar ya. Selamat yaa. Ai g nyoba ikutan?Ada adik kelasku angktn 2006 Kimia Unair yg jg ikutan dikarantina. Namanya Belqis. Maybe ntar Ludi tau..

    waaah,, ntar aku kasih tau ludi deh. mumpung hapenya belum disita :Demm,, gimana yaa mba? sbenernya IM ga masuk peta hidupku. tsaah.. gaya! trus pas ngobrol2 sama ayah juga katanya ga usah ikutan aja. padahal pendaftaran dibuka sampai mei ini..fokus pada mimpi yan sudah dibuat dulu lah ^___^

  9. akuai said: ga ko. Brbagi kbahagiaan

    ini serius ko i, ga gw buat-buat, gw suka menceritakan kebahagiaan dan hal-hal yang menyenangkan buat gw, dengan maksud sharing, dan gw mengistilahkan “berbagi kebahagiaan”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s