Sepotong Pagi

Apa yang bisa kuceritakan dari sepotong pagi? Entahlah. Seringkali aku terlalu bersemangat untuk menuliskan apa yang kualami. Tanpa peduli betapa tidak pentingnya apa yang kuceritakan. Terlalu ringan. Tak berhikmah. Maka, meski begitu banyak hal yang terjadi di pagi ini, aku memilih untuk tidak menuliskannya.

Hanya. Pagi ini,,
aku belajar tentang satu kata

: PRIORITAS

.
.
.

Selamat Pagi….!
Meski tak banyak cerita yang bisa kubagi..
Meski hanya secuil pesan yang bisa kuberi..
Aku hanya ingin menyapamu,, dan berkata:

Tetap SEMANGat KAwan! ^^b

***
Di Balik 3 Jendela,
15 Mei 2011 pk. 09.46 wib
tentang pagi yang mengharap senja menyapanya dengan lembayung nan memesona. Itulah pagiku ^^

25 responses

  1. jiaah… Si nanas! Aya aya wae..Selamat pagi, anas…Meski kau membacanya tidak di pagi hari, tapi tetap saja kuucapkan selamat pagiii… Karena pagi akan selalu indah. Pagi akan selalu cantik. Tapi masih cantikan senja sih. Haha..@mba nitahwee,, dirimu ikutan harpitnas yaa? Selamat pagi.. Selamat berlibur…😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s