[POEM] (bukan) kita

Kau mendongak ke langitmu
aku menatap ke langitku
masing-masing
sendiri
aku, kamu
tapi bukan kita

Lisdha N.

¤

Si Adek lagi ‘bedah kamar’. Kertas-kertas berserakan. Di kasur, di lantai. Dan secarik kertas berisi puisi ini menarik perhatianku. Singkat, padat, I like it! Siapa dulu kakaknya.. #eh

***
Kamar Imaji,
16 Mei 2011 pk. 12.35 wib
izin share yaa, Dek!😛

19 responses

  1. karena jalan di depan mata yang penuh aral rintangan membuat mereka harus terus melaju. Tapi tetap saja, berhenti sejenak, mendongak ke arah langit itu diperlukan. *kok kayaknya ga nyambung yaa? ^^a

  2. aishachan said: aihomongannya ke arah sana mulu nih mama :p

    ke mana langkahku pergi… slalu ada bayangmu..*dari tadi kan cuma bermain lirik lagu sha :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s