[SDS] C3

Ini kategorinya dudulz banget deh. Haha.. C3 itu bukan cinta cenat cenut, tapi curhat colongan cinta.
Jadi ceritanya aku suka dapet SMS curcolan tentang cinta. Apapun sih.. Nggak harus cinta kepada lawan jenis. Dan entah kenapa aku menyimpan banyak SMS2 kayak gitu. Mau dihapus, kok sayang yaa? Hihi… Yowes.. dibuat satu kategori aja lah…


Terpikir, andai kita bisa memilih dengan siapa kita bisa menikah,.
Terpikir, andai kita tidak pernah jatuh cinta pada seseorang yang bukan akan jadi pasangan hidup kita. Ini bukan sekedar kebetulan, kita jatuh cinta,patah hati, Lalu menikah dengan orang yang di luar perkiraan. Ini hidup, dimana apapun yang terjadi kemarin, hari ini dan esok telah tertulis sejak lama di lauhul mahfuz. Dan, bukan sembarang yang menulis, Allah yang menulisnya langsung. Percayalah, kita sedang menuju akhir yang baik, meskipun perjalanan ini terasa ajaib. Semoga Allah menjaga hati, akal, dan langkah agar selaras. aamiin..

Mau ada yang jatuh cinta atau sama2 bangun cinta? Kalau mau bangun cinta, jangan tunggu dia yang mencintaimu tapi sambut dia yang mau menikahimu karena Alloh.

Cinta itu interaksi ruh. Sebaik ikatan itu pertalian yang dilandasi kecocokan ruh. Ruh itu akan bersama dalam kesamaan. Ada kesamaan visi, kesamaan kecocokan hati,… Dan bertumbuh dalam pilar2 keberbedaan. Ketidaksempurnaannya saling menyempurnakan.🙂

Kita berkata cinta kepada Muhammad. Mengapa tak kita ikuti sepenuh hati. Hingga kita tawar lagi, dengan alasan, dengan kemalasan. Bukankah perihal mukmin itu indah. Bersabar dan bersyukur. Lalu mengapa lelah menebar kebajikan? Hingga kesederhanaan dan kasih sayang. Tak menjadi teman setia kita lagi. Ya Muhammad… Kami ingin mencintaimu.. Sehangat mentari yang mnyelimuti. Dan seindah rembulan tatkala dipandang…Menjadikan tiap desah nafas kami. Dan waktu2 kami. Tumbuh di jalan cinta. Kepadamu.. Yang tak putus putus..

Segitiga punya 3 ujung, segiempat punya 4 ujung. Tapi… Cintaku padamu saudariku, bak lingkaran yg tak berujung. Hehe *edisi g0mbal

Kita nggak pernah tau yang nggak happy ending tuh yang kayak apa, Jika aku Fatimah, maka dia bukan Ali, karena Ali tak pernah mundur, tapi dia tau kapan harus maju pada m0mentum yang tepat. Akupun sedang menunggu m0mentum itu.

20 responses

  1. indev said: Ngomongin sola kya gini sama ka ai, bisa lama tuh… Huahahah

    u know me so well lah vy. Xixi..Kapan2 ajak si wahyu diskusi bareng lagi…😀

  2. @nisaawalnya aku sms, ‘kata ayah, yg penting dia mencintaiku dan aku mencintainya.’ trus aku dapet balasan sms ini dari diah. Hoho. Mantep kan?!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s