[SDS] Nasehat Kehidupan

Kehidupan mengajari kita tentang makna bersyukur di fajar hari, juga tentang kerja keras di terik siang. Tersenyum saat senja menjelang, serta merasa damai ketika terlelap dalam malam. Dan kematian mengajarkan kita untuk menghargai kehidupan.

“Jika engkau menghadapi dunia dengan jiwa lapang, engkau akan memperoleh banyak kegembiraan yang semakin lama semakin bertambah, semakin luas, duka yang makin mengecil dan menyempit. Engkau harus tahu bahwa bila duniamu terasa sempit, sebenarnya jiwamulah yang sempit, bukan dunianya.” (Ar Rafi’i, Wahyul Qalam, 1/50)

Kehidupan bukanlah perebutan rezeki & pengaruh, Bukan tindasan yang kuat kepada yang lemah, Bukan pertentangan yang kaya dengan yang miskin, Tapi hidup ialah perlombaan di dalam menegakkan sebanyak2 kebajikan untuk manusia. Hidup ialah iman dan amal shaleh, Hidup ialah jasa baik yang tidak mengenal mati & hilang. (M.Natsir)

‘Aun Ibn ‘Abdillah berkata,”Kedudukan dunia dan akhirat dalam hati seseorang adalah bagaikan dua sisi timbangan. Jika salah satunya sisinya menurun maka sisi lainnya terangkat” Beliau juga berkata,”Sesungguhnya orang-orang sebelum kita menjadikan untuk dunia adalah sisa dari akhirat mereka.Namun sekarang kalian justru menjadikan untuk akhirat kalian adalah sisa dari dunia kalian” [Shifah Ash-Shafwah, vol. III, hal. 101]

Negeri akhirat itu Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di bumi. (QS 28:83) SEMANGAT Memperbaiki diri kawan2!

Jika kita yakin bahwa dunia & seisinya adalah milik Allah, harusnya kita juga yakin bahwa Allah tahu dimanapun kita berada, apapun yang kita lakukan, serta apapun yang kita sembunyikan (mulyadi & alghazi)

“Menelusuri jalan hidup, kadang tak ubahnya seperti pengembara yg brjalan ditengah terik. Haus & melelahkan. Andai ada air segar yg trsaji ditiap persinggahan. Andai tiap orang sadar kalau air segar itu adalah ibadah di tiap persinggahan ksibukan..” SEMANGAT, Allah with us.

Orang yang hanya bersandar kepada Allah dan tak bersandar kepada dunia ini,
Maka ia tak akan takut kehilangan apa pun selain kehilangan Ridha Allah.

sumber foto dari sini

6 responses

  1. akuai said: Jika kita yakin bahwa dunia & seisinya adalah milik Allah, harusnya kita juga yakin bahwa Allah tahu dimanapun kita berada, apapun yang kita lakukan, serta apapun yang kita sembunyikan (mulyadi & alghazi)

    ini buku apa ya, i?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s