Pekerjaan: Ngempi ^^

Lima setengah tahun berstatus mahasiswi di kampus UI. Tak terhitung berapa kali aku bolak-balik Masjid Ukhuwah Islamiyah (MUI). Tapi baru beberapa pekan yang lalu aku memasuki ruangan perpustakaan yang ada di lantai dua masjid tersebut. Hweeee.. ke mana aja yaa duludulu?

Kemarin aku kembali mengunjungi perpustakaan Iqra (begitu namanya). Sebenarnya kalau bukan karena ajakan Tamia (FH 06), aku malas juga mengunjunginya. Bukan karena tidak menyukai perpustakaan, justru aku sangat menyukai suasananya: hening, nyaman, ada stop kontaknya pula (nyawa buat Abhi dan Noujo banget neh! ). Tapi aku kan udah alumni gitu looh.. (gaya!). Nggak enak aja ketika menuliskan nama dan fakultas di daftar pengunjung perpus (Eeh, sebenernya itu perpus buat anak UI doang bukan siih? Entahlah!)

Belum lama aku duduk di kursi yang berada di dekat pintu perpustakaan, seorang ikhwan memanggilku. “Ngapain lo di sini, Ye? Udah lulus juga,” tanyanya. Ternyata ia adik kelasku di SMA. Nggak nyangka ketemu lagi dengannya di perpustakaan itu. Nggak sopan banget yaa dia manggil aku nggak pake embel2 Mbak atau Kak gitu? (Hahah.. banci hormat banget deh gw! Eh, tapi gw emang terlalu muda untuk dipanggil Mbak sih. Piss, Jo..! ^^v) Meski adik kelasku ini juga anak UI, tapi kami kuliah di fakultas yang berlainan. Laah, lagipula, dia kan udah lulus juga? “Trus, lo sendiri ngapain di sini?” akhirnya aku balik bertanya padanya. “Gw sih jelas mau ngapain,” balasnya, meski nggak menjelaskan juga mau ngapain. Hadeeh!

Melihatku asyik ngenet di depan notebook: chatting, cek email, buka MP, komen sana-sini; sambil sesekali ketak ketik bikin tulisan, dia pun berkomentar,

“Lo belum kerja juga yaa?”
“Ini gw lagi kerja.. Lo ga tau aja. Hoho..”
“Kerjaan apaan kayak gitu? Ngempi terus..”
“Lah, emang kerjaan gw itu kan ngempi. Hee…”

Lupa.. lupa.. gimana redaksionalnya. Tapi trus dia bilang kalo aku ini pengangguran. Sebaiknya aku cari kerja, biar nggak nganggur terus. Hingga akhirnya perdebatan kembali berlanjut.

“Gw juga kerja kok..”
“Buktinya sekarang lo nganggur..”
“Nah, itu dia. Berarti lo yang mempersempit makna kerja itu sendiri..”
“Lah, kan emang begitu makna kerja yang seharusnya..”

Sebenarnya makna kerja apa sih? Bahkan kita nggak membahasnya. Tapi seolah sudah memahami makna kerja yang dibuat masing-masing. Oke, mungkin kami sepakat bahwa ujung dari apa yang kami kerjakan itu adalah diperolehnya penghasilan berupa uang. Tapi bedanya adalah aku menganggap bahwa uang itu dapat dicari tanpa harus “duduk manis” di depan meja setiap senin-jumat. Aku memiliki cara sendiri untuk mencari penhasilan yang dapat memenuhi kebutuhan hidupku. Tak terlalu terpatok pada berapa uang yang akan kudapatkan selama sebulan, tapi bagaimana aku merasa tercukupi dengan apa yang kuusahakan..

Aku bukannya tak menyukai pekerjaan rutinan. Jika dipaksakan mungkin aku pun bisa menjalaninya. Tapi sementara ini aku memang memilih untuk tidak bekerja tetap. Hanya tetap bekerja. Trus kerjaanku ngapain? Yaa ngempi ini. Heheh.. nulis itu pekerjaan juga kan yaa? Tapi yaa iseng2 sambil jualan, sambil ngajar.. (ish ish.. ngajar kok iseng2 sih? Emm, maksudnya jadi part time tutor aja gitu loh!)

Meski gajiku nggak sampai jutaan, tapi aku bahagia. InsyaAllah. Aku merasa punya banyaaaaak waktu luang. Untuk jalan-jalan. Ketemuan sama teman2. Ikut seminar ini, kajian itu. Akulah yang mengatur waktu kerjaku. Dan sejauh ini aku merasa sangat diuntungkan dengan kondisi ini. Banyak hal yang mungkin orang kantoran nggak bisa lakukan di hari kerja, tapi aku bisa dengan leluasa menjalaninya. Jadi, terserah jika orang lain menganggapku sebagai pengangguran. Selama aku bahagia, selama orang2 terdekat pun bisa berbagi kebahagiaan denganku, maka itu sudah cukup. Semoga.

*Ya Allah.. terus jadikanlah aku menjadi hamba-Mu yang bersyukur. Aamiin

***
Kamar Imaji,
8 juni 2011 pk. 15.09 wib
Sebelum nanti waktu berbicara hal yang berbeda. Mungkin saja. Ketika aku tak bisa bergerak bebas lagi..

eh eh, yang ngintip banyak juga yaa? hahay

51 responses

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s