Aku Menulis (Untuk Alasan Yang Entah)

kadang
untuk alasan yang entah
aku memilih untuk tetap di sini

meski urusanku telah selesai
meski bau obat-obatan itu menyebalkan
meski di depanku banyak orang berlalu lalang

kadang
untuk alasan yang entah
aku menyukai tempat ini

ada banyak kejadian yang dapat dilihat, ada banyak cerita yang bisa didengar, ada banyak rasa yang dapat tertangkap. Menyentuh hati. Mengikat makna.

Seorang ibu gembul dengan rutinitasnya di balik loket pemeriksaan. Atas nama pelayanan, hilang sudah jemu, bosan, dan sederet kata sejenisnya.
Seorang lelaki muda dan ganteng terlihat sibuk dari balik jendela. Lantas mau berbaik hati menjelaskan ini dan itu. Meski loket sudah tutup.

Ada dokter, suster, pasien, keluarga pasien, teman2 pasien, musuh2 pasien (meski aku sangsi, benarkah ia ada?), petugas cleaning service, satpam, tukang parkir, bahkan orang yang hampir tak berkepentingan sekalipun (hei, sepertinya itu aku).

kadang
untuk alasan yang entah
aku menuliskan semuanya
apa yang kulihat, kudengar, kurasa

sederhana saja.

***
Ps. Rebo,
22 Juni 2011 pk. 15.33 wib
Bang Kumis, tolong dong aspek kesehatan tuh diperhatikan juga! Jangan sibuk melakukan pembangunan (citra) aja!
Mumpung aye masih cinta neh sama Jayakarta! ^_^

18 responses

  1. berry89 said: ngapain nongkrong di situ mba? sangat tidak sehat.. cepatlah pulang ;p

    eh, iya. Betul juga.. Tapi antibodiku lagi bagus hay. InsyaAllah😉

  2. Jadi inget obat2an RS,yg miskin dikasih obat murahan,yg sembuhnyah luamaaa. Yg mau merogoh kocek lbh dalam,baru dapet obat2an bermutu. Btw, td pg Mama ama Bapak ke RS Pasar Rebo loh😀.

  3. luvummi said: Jadi inget obat2an RS,yg miskin dikasih obat murahan,yg sembuhnyah luamaaa. Yg mau merogoh kocek lbh dalam,baru dapet obat2an bermutu. Btw, td pg Mama ama Bapak ke RS Pasar Rebo loh😀.

    lah, kalo yg ga mampu dikasih obat mahal malah tersiksa di. bisa2 ga sanggup bayar. menurutku cukup adil lah..eh, ngapain ortumu ke sana? ada yang sakit? atau mau cek kandungan? #eh? :))

  4. cinderellazty said: eta si aiii,,, tikamari ngan pake kata: “sederhana saja” iiih bosan aku membacanya wkwkwkwk

    wahahaha…. tapi aku suka nty.. :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s