Pagi di Dalam Taxi

Waktumu tak banyak, kawan. Mungkin hanya hitungan detik. Bahwa ketika kau memilih untuk berbincang dengan seseorang yang ada di sekitarmu, orang baru yang menemani perjalananmu, maka kau harus mengambil keputusan yang teramat cepat. Segera memulai untuk menyapanya, atau menunggu hingga mungkin kesempatan itu tak lagi ada. Mungkin kau akan kesulitan pada awalnya. Seringkali keinginan untuk memulai ini memang membutuhkan energi yang cukup besar. Bagaimana harus menyapanya? Tema apa yang mampu memecah kesunyian di antara kalian? Tentulah pertama-tama bukan perkenalan standar yang menanyakan siapa namanya. Hei, bahkan seorang anak kecil tak suka dengan cara itu.

Pagi ini aku menemani seorang pria. Adalah taxi yang dipilih untuk membawa kami sampai ke tujuan. Maka, hal yang umum pun diberlakukan. Sang sopir menyapa ramah, “Selamat pagi!” Yang kemudian dibalas oleh pria itu dengan tujuan yang diinginkan. Di sinilah keputusan yang cepat itu kemudian dibuat. Memutuskan untuk berdiam, sibuk sendiri. Entah itu memainkan HP, mendengarkan musik, atau membaca buku yang tersimpan dalam tas.Atau memilih untuk mengobrol sepanjang perjalanan.

“Motor sekarang udah kayak raja di jalanan,” komentar pria itu. Ia memutuskan untuk memecah keheningan rupanya. Topiknya mungkin basi dan terlalu biasa. Mungkin harusnya ia membahas tentang mana yang lebih enak, Apel Malang atau Apel Washington? Emm, atau mungkin tentang sebuah maskapai penerbangan yang keropos karena ketidakpuasan dari orang dalamnya sendiri. Ah, obrolan macam itu terlalu berat sepertinya. Rumit. Maka, ia memilih tema yang ringan-ringan saja.

Dan tepat! Pancingan pria itu berhasil. Bahwa kemudian obrolan berlanjut dengan saling berbalas argumen di antara keduanya. “Soalnya volume kendaraan sudah melebihi kapasitas jalan,” kata sang sopir. Ya, begitulah. Yang sudah dimulai kini jadi sulit diakhiri.Menarik. Topik yang diperbincangkan itu diminati oleh keduanya. Hingga obrolan pun melebar. Ujung-ujungnya membahas rakyat dan pemerintah juga. Dan meski tema itu mungkin seringkali membuat dongkol sendiri, tapi tetap saja. Pagi ini tetap terasa indah. Semua tergantung bagaimana kau menyikapinya.

Selamat pagi, kawanz! Pagi ini indah, kan? ^^

***
Ruang 308,
28 Juli 2011 pk. 09.03 wib
Dan sekali lagi, kau tampak hebat di mataku, Yah!

23 responses

  1. hihi jadi inget kemarin pas mo nengokin cyla di sepanjang jalan kk nangis terus.. eh tau2 sopir taxy nya nyodorin sapu tangan.. jadi bingung.. mo di tolak takut dia tersinggung.. di terima.. ntar itu sapu tangan aku ga tau bekas menyeka apa hihihi.. akhirnya di terima dan “pura2” di pakai..#masih bertanya2.. cowok klo bawa saputangan untuk apaan sih🙂

  2. Ngobrol dengan orang tak dikenal, aku dulu sering, waktu masih kuliah, dalam perjalanan antara Jakarta-Purbalingga di bis.Dengan gadis usia sepantaran yang udah kerja, dengan PRT yang masih remaja, dengan bapak2 tua yang mau pergi menengok cucunya, dengan ibu-ibu dan beberapa anak.Sekarang, kemana-mana berdua dengan suami. jadi nggak ada lagi acara duduk dengan orang asing😀

  3. @cantigicientakupagi, om bim! Apa kabar cantigi dan spiza? Udah bisa apa? Hehe..@elywidyapagi ely… Sudahkah makan rengginang hari ini? *loh? :D@kaklistemm, untuk apa yaa? Mengelap keringat? tapi kalo di k-drama yg pernah kutonton, itu bisa jadi salah satu pendeteksi maho. Ahaha… *nggak ilmiah :p

  4. @armyofrosesdari mana cin? Abis nguli yaa? :D@aisavitriiyaa.. Eeh,, mba vitri….. Kangen!@andiahzahrohlebih aman jadinya yaa An. :)@mylathiefoke, laporan diterima!😀

  5. Sibuk bikin toples kue flanel n cokelat homemade. Salah satu ikhtiar nambah penghasilan menjelang Ramadhan n Lebaran.. Ai boleh bgt kl mw bantu2 promosi hehehe ;P .. Maklum ibu rmh tangga. Kenyataannya kebutuhan rmh tangga itu banyak jg palagi kl mw menyambut kehadiran si kecil. Beda bgt dg saat qt masih single yg msh bs beli2 sekehendak hati qt. Kudu pinter2 me-manaje keuangan n_n. Psst… Just saran aja. Ai, hasil jualan bukunya prioritasin ditabung yaa buat ‘bekal masa dpn’😀..

  6. huaaaaaa tahu aja deh Ai…ni perjalanan semalam dari Jakarta-Semarang memutuskan untuk ngobrol dengan bapak di sebelah saya… tapi yo gak terlalu banyak ngobrolnya, cuman tentang hal-hal lazim yang ditanyain….

  7. aisavitri said: Sibuk bikin toples kue flanel n cokelat homemade. Salah satu ikhtiar nambah penghasilan menjelang Ramadhan n Lebaran.. Ai boleh bgt kl mw bantu2 promosi hehehe ;P .. Maklum ibu rmh tangga. Kenyataannya kebutuhan rmh tangga itu banyak jg palagi kl mw menyambut kehadiran si kecil. Beda bgt dg saat qt masih single yg msh bs beli2 sekehendak hati qt. Kudu pinter2 me-manaje keuangan n_n. Psst… Just saran aja. Ai, hasil jualan bukunya prioritasin ditabung yaa buat ‘bekal masa dpn’😀..

    wah… Makasih sarannya mba… *catet* :pbetul2.. Harus pinter2 menej keuangan. Tapi istri mah ga wajib nyari nafkah mba. Biarkan suamimu yg bekerja keras. Haha… Ga pengertian banget si Ai!Sippo! Semoga usahamu berkah dan lancar jaya n_n

  8. nanazh said: huaaaaaa tahu aja deh Ai…ni perjalanan semalam dari Jakarta-Semarang memutuskan untuk ngobrol dengan bapak di sebelah saya… tapi yo gak terlalu banyak ngobrolnya, cuman tentang hal-hal lazim yang ditanyain….

    tapi saya kan nggak lagi ngomongin anas -_-‘:))

  9. pianochenk said: Gak pinter berbasa basi.Terakhr dalam angkot, mencoba muka unyu ke seorang bayi, eh bayinya malah bingung..alhamdulillah gak nangis.

    ada seorang ulama yg untuk memulai sebuah obrolan, dia menginjak kaki orang yg jadi targetnya itu. Minta maaf, lalu mulai berbincang hangat. Mau coba ga mba? Hoho..

  10. akunovi said: Jadi inget pengalaman naik taksi malam2, hehehe.Takut, cuek,nyantai, bingung, tapi alhamdulillah sampe tujuan😉

    ayah juga suka menyarankanku naik taksi. Biar ga ribet katanya. Apalagi kalo bawa banyak barang. Tapi perasaan yg sama sepertimu kerap kali muncul. Pengen cepat sampe tujuan aja rasanya..

  11. akuai said: wah… Makasih sarannya mba… *catet* :pbetul2.. Harus pinter2 menej keuangan. Tapi istri mah ga wajib nyari nafkah mba. Biarkan suamimu yg bekerja keras. Haha… Ga pengertian banget si Ai!Sippo! Semoga usahamu berkah dan lancar jaya n_n

    iyah jelas dunk suami wajib menafkahi ^^, sampe dibelain kerja keras di luar pulau dan rela jauh2an dgku…😦 sedangkan kuliahku belum selesai dan butuh dana banyak…..mmmmm,,, aku ingin meringankan bebannya hiks.. hiks.. kasian dia masih beberapa bulan jd suamiku tp udh kubebani banyak biaya, hoho (walau dia gak pernah bilang merasa terbebani dan mengatakan semua ini udh mjd tanggung jawabnya n aku g boleh terlalu ambil pusing)… *pssst kok jd aku curcol geneh,😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s