book-a-lova | Juli ’11

Baiklah, baiklah. Sepertinya laporan book-a-lova bulan Juli ini adalah yang paling telat dibanding bulan-bulan lainnya. Maaf buat yang sudah lama menantikan kehadiran jurnal ini sejak tanggal 31 Juli yang lalu. *heh? situ kondang? ^o^

Juli seharusnya memiliki nuansa yang sama dengan Maret, saat Islamic Book Fair berlangsung. Di Bulan Juli ini ada Pesta Buku Jakarta yang seharusnya bisa menambah semangat membaca. di Bulan Juli ini pula aku memiliki 3 judul buku baru (Foolove, Maximum Ride: The Angel Experiment, dan 7 Keajaiban Rejeki) yang diperoleh dari hasil book swap saat kopdar MPID yang lalu dan hadiah milad dari seorang kawan. Ada juga satu buku barteran karya teman sejurusanku, 500++ Fakta Flora & Fauna yang terjatuh saat mau naik kereta sepulangnya dari acara kumpul angkatan. Semoga buku itu bermanfaat deh..

Juli harusnya memberikan semangat yang lebih untukku. Sayangnya, buku yang dilahap di Bulan Juli tak mencapai target minimal buku yang harus dibaca setiap bulannya. Mungkin, aku kembali menjadi si “tak setia”. Yang dengan mudah berpindah dari satu buku ke buku lainnya meski belum tuntas kubaca. Mungkin ada kesibukan lain yang harus diprioritaskan. Hingga tak sempat membaca. (hehe, ini sih pembenaran namanya :P). Nyatanya, mengembalikan angka 6 buku/bulan itu sulit sekali ketika bulan lalu tak ada satupun buku yang bisa selesai dibaca.

Mungkin, sama halnya seperti ketika amalan kebaikan itu ditinggalkan sedikit demi sedikit. Hingga akhirnya tak ada lagi kebaikan yang tersisa. Pudar. Lalu musnah. Maka, dibutuhkan energi yang besar jika ingin kembali.

Agar terlihat banyak (halah), maka, aku akan menggabungkan semua buku yang selesai dibaca, masih dibaca, dan sekilas dibaca di bulan Juli ini. Termasuk komik juga. Hehe…

  • Dari Loker Campur Aduk Mrs. Basil. E. Frankweiler – E.L. Konigsburg: Kesan awal saat membaca buku beberapa halaman buku ini adalah: tidak menarik! Apalagi judulnya.. Duh, nggak jelas! Eh, tapi setelah membaca ulang sinopsis cerita di cover belakang buku ini, aku mulai kembali membacanya. Dan, hwaa… buku ini sangat menarik. Dialognya cerdas, tapi tetap polos dan lucu. Oya, buku ini berkisah tentang dua kakak-beradik yang kabur dari rumah dan memilih museum sebagai tempat pelarian mereka. aku ingin mereview-nya secara terpisah. Semoga suatu waktu ada kesempatan untuk menuliskannya.
  • Explosion Diva 21 – Igarashi Kaoru: ini komik pertama yang kubaca di bulan Juli. Komik yang dibaca ulang. Tapi bagaimanapun tetap kusuka. Berkisah tentang 4 orang gadis yang bermimpi menjadi diva. Komik ini sukses menambah semangatku dalam menggapai impian. Seperti judul lagu yang mereka nyanyikan, “Get Your Dream!”
  • Sebelum Jauh-jauh Mencari Solusi, Perbaiki Sholat Kita – Sulthan Hadi: Lagi-lagi baca buku ini Haha… Buku yang tak hanya menamparku dari judulnya saja, tetapi juga sampai ke isi-isinya. Sepertinya buku ini masih akan dibaca ketika ruhiyah sedang melemah. (dan masih berhutang review buku ini untuk Mba Ulict, hadeeeh)
  • Kalatidha – Seno Gumira Adjidarma: Tertulis di cover depannya: Sebuah Novel. Tapi aku membacanya secara acak. Dudulz. Mungkin karena beberapa bab memang bisa dibaca secara terpisah. Masih belum mengerti maksud ceritanya. Belum tuntas dibaca. Aku hanya menikmati gaya menulisnya saja. Keren! Jadi ingat, dulu, saat diminta membuat tulisan untuk sebuah majalah, aku diminta oleh redakturnya untuk membaca karya-karya SGA. Sepertinya aku mulai mengerti sedikit dengan gaya tulisannya. Dan, emm, sesekali aku teringat tulisan-tulisan Mba Desi. Mirip! ^^v
  • Revolusi Menghapal Al-Qur’an – Yahya Abdul Fattah Az-Zawawi: Buku ini berisi panduan untuk menghafal al Quran. Aku belum menuntaskannya. Baru bab-bab awal yang menjelaskan tentang fadhilah membaca Al Quran. Bab terakhir (sekitar 80 halaman) berisi tabel hafalan dan murajaah. Jadi, tak harus dibaca. Tinggal prakteknya. *Oh, hafalanku…. T-T
  • Selaksa Makna Ramadhan – Dang Aji, Tridju Prabowo, dkk: Gimana yaa… susah banget untuk menyelesaikan buku ini. Jujur, beberapa tulisan yang masuk dalam antologi ini nggak sesuai dengan prinsipku. Jadi, suka ngerasa krik-krik sendiri ketika tulisan2 itu tergabung dalam 200 kisah seputar Ramadhan. Tapi tentu saja aku tak menyangsikan bahwa buku ini memberi cerita yang penuh dengan warna-warni kehidupan Ramadhan. Semua tinggal bagaimana kita bisa memetik hikmah dari setiap peristiwa.
  • Materi Tarbiyah 1427 H – Lembaga Kajian Manjah Tarbiyah: hoho, berat beut bacaannya. Nggak semua dibaca juga kok. Hanya beberapa halaman saja. Buku ini dibaca dalam rangka membuat silabus mentoring di SMA-ku. Buku ini belum selesai dibaca juga. Agak pusing bacanya. Kapan-kapan lagi aja dibacanya.😛
  • Bersemi Dari Sekolah Farmasi – Fajarrp: Buku indie ini diperoleh dari hasil tukeran buku dengan kenalanku di Fb. Bukunya seharga hampir 40rb, ditukar dengan buku tipisku. Hohoho.. Senang bisa barter buku denganmu, Kang! ^^v Isi bukunya baru sedikit yang dibaca. Seperti judulnya, buku ini bercerita tetang pengalaman penulis ketika menimba ilmu di jurusan farmasi hingga menjadi guru farmasi. Mungkin bagi pembaca yang agak jauh dengan dunia ini akan kesulitan memahami istilah yang bertebaran dalam buku ini.
  • Honesty – Mito Orihara: Komik lagi. Entah sudah berapa kali aku membacanya. Maklumlah, komik di rumah nggak nambah2 jumlahnya. Komik ini terdiri dari beberapa cerita. Aku paling suka cerita pertama. Tapi cerita terakhir lumayan suka juga karena lagi2 bercerita tentang impian dan cita2 (sepertinya aku meang akan selalu suka tema2 seperti ini..). Suatu saat, pasti “Fly Day”!
  • Bersama Kereta DahwahAdil Abdullah Al- Laili asy-Syuwaikh: Ehm. Kalo buku ini kembali kubaca, itu artinya tugas kultum sudah sampai padaku. Hwehehe… berhubung tebal, jadi buku ini belum juga selesai dibedah. Bab-bab akhir benar2 dekat dengan kehidupan saat ini. Ingin memiliki buku ini. Sayang, stoknya udah habis. Udah minta penerbitnya untuk cetak ulang, tapi belum ditindaklanjuti.
  • Bisa Jadi, Ini Ramadhan Terakhir Kita – Syaikh Salman Bin Fahd Al-Audah: Buku ini dibaca sebagai persiapanku menyambut bulan suci Ramadhan. Buku terjemahan. Judul aslinya mah cuma dua kata: Durusun Ramadhaniyyah. buku ini berisi panduan meraih amalan di bulan Ramadhan. Yang paling kusuka adalah penjelasan riwayat hadits dari setiap hadits yang disebutkan.Jadi tau deh, mana aja hadits2 lemah yang sering beredar di bulan Ramadhan. Alhamdulillah, buku ini banyak membantu..

(book-a-lova Juli, kecuali Honesty dan Bersama Kereta Dakwah)

Ayoo tebak, jadi sebenarnya buku yang kubaca dengan tuntas totalnya ada berapa? Hoho.. nggak penting dijawab juga (soalnya malu kalo ketahuan bahwa ternyata lagi2 bacaanku ga sesuai target ). Btw, beberapa hari yang lalu menemukan kutipan berikut ini:

“Today a reader, tomorrow a leader” (Margaret Fuller)

Kutipan itu cukup memberi motivasi bagiku untuk kembali semangat dalam membaca. Moga bulan ini bisa baca buku lebih banyak (dan berbobot) lagi. Tentunya sebisa mungkin tanpa melalaikan target baca Qur’an di bulan Ramadhan ini. Bulan Agustus, al-Qur’an juga harus khattam dibaca. Harus!

Selamat membaca, wahai calon pemimpin masa depan! ^___^b

***
Di Balik 3 jendela,
4 Agustus 2011 pk. 23.01 wib
Ditemani hujan pertama di hari kelima Ramadhan. Like it! ^^b

25 responses

  1. Kalathida SGA, apa ya arti judulnya itu?Isinya tentang apa Ai?Salut dengan pembaca buku yg punya target membaca sekian buku dalam sebulan. Apalagi buku2nya seperti itu (excl.komik). Saya beli buku2 Tere Liye saat IBF 2009, sampe sekarang masih saja sampe separuh halaman :))Kadang tergantung bukunya juga, kalau memang sedang menginginkan bacaan tertentu, semalam pun bisa ludes :DOh ya, masih menanti buku karyamu Ai. Kabari ya kalau sudah ada🙂

  2. @kamunovi :Pyuk yuk tukeran mba. Kalo buku2 fiksi biasanya aku ga sayang2 banget. Baca sekali, lalu menangkap cerita dan pesannya, ya sudah. Makanya paling jarang beli buku nonfiksi. Hehe..Cover foolove-nya rame dan ceria. Banyak lope2nya gitu. Haha.. Sepertinya pas dgn isinya. Siapa tuh yaa yg bikin desainnya? :Daktivis sekali gimana? Sekali2 jadi aktivis gitu yaa mba? Hoho.. Soalnya buku2 bulan lalu juga beragam sih.. Tapi lebih baik jadi aktivis daripada pasivis kan yaa?😉

  3. mutsaqqif said: Kayaknya harus buat kayak ginian juga…Biar ‘terpaksa’ baca

    betul betul. Ayo buat, adik kecil! Hehe..Sy udah mulai hampir setahun yg lalu. Lumayan jadi arsip buku2 apa aja yg udah dibaca. Soalnya kadang males masukin buku yg ga ada di daftar buku2 goodreards.Laporan ini bisa mengukur produktivitas kita dalam membaca tiap bulannya.

  4. katerinas said: Kalathida SGA, apa ya arti judulnya itu?Isinya tentang apa Ai?Salut dengan pembaca buku yg punya target membaca sekian buku dalam sebulan. Apalagi buku2nya seperti itu (excl.komik). Saya beli buku2 Tere Liye saat IBF 2009, sampe sekarang masih saja sampe separuh halaman :))Kadang tergantung bukunya juga, kalau memang sedang menginginkan bacaan tertentu, semalam pun bisa ludes :DOh ya, masih menanti buku karyamu Ai. Kabari ya kalau sudah ada🙂

    kalo kalathida aku kurang tau, ka rien. Tapi kalo kalatidha artinya zaman rusak (halah, padahal cuma beda peletakan huruf h doang -tapi kalo bahasa arab ini ngaruh –duh, apa sih? Hehe..)novel ini tentang seorang pria (yg menurut cover belakangnya disebut sbg pembobol bank) yg bercerita ttg dunianya yg beraneka, ttg kliping2 koran, dll. *duh, blum bisa menyimpulkan sebenarnya krn blum selesai baca :Paku ga terlalu update baca buku2 baru. Di rumah ada buku apa, itu yg dibaca. Hoho.. Moga ka rien punya waktu utk baca2 buku yg dibeli yaa. Sayang euy kalo cuma jadi koleksi. Buku2 Tere itu bagus…

  5. aishachan said: banyak bangeeeeeeeeeeeeet :-o*jadi semakin niat mengunjungi mama :p

    dan strategiku berhasil. Haha…. Aslinya ga semua selesai dibaca Sha :pyuk ah kapan kita ketemuan?!😀

  6. semangatdafa said: semalem memang hujan ya, i…? gakerasadotcom… heuhueheuheu..tidurnyapulessangat…

    hujan di daerah rumahku turun sejak ba’da isya teh…

  7. armeliarizkyhidayati said: tapi kalo baca bukunya ga abis tetep di masukin dalem list bacaan buku yang udah dibaca ya Ai?

    nggak juga ki. kalo bacaanku lagi dikit suka kugabung, hehehe…contoh yg terpisah bisa dilihat di book-a-lova mei

  8. akuai said: dan strategiku berhasil. Haha…. Aslinya ga semua selesai dibaca Sha :pyuk ah kapan kita ketemuan?!😀

    hahaaku kerja rodi masa ka,sabtu ahad juga kerja :-okapan kaka bisanya?

  9. akuai said: @kamunovi :Pyuk yuk tukeran mba. Kalo buku2 fiksi biasanya aku ga sayang2 banget. Baca sekali, lalu menangkap cerita dan pesannya, ya sudah. Makanya paling jarang beli buku nonfiksi. Hehe..Cover foolove-nya rame dan ceria. Banyak lope2nya gitu. Haha.. Sepertinya pas dgn isinya. Siapa tuh yaa yg bikin desainnya? :Daktivis sekali gimana? Sekali2 jadi aktivis gitu yaa mba? Hoho.. Soalnya buku2 bulan lalu juga beragam sih.. Tapi lebih baik jadi aktivis daripada pasivis kan yaa?😉

    @kamuai :Dwaktu bikin desain isi, seru lho, hehe :PIya, betul lebih baik dari aktivis yahhh daripada jadi pasivis, bisa aja teh si Ai😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s