Purezento Oktober 2011

Saling memberi hadiahlah kalian, niscaya kalian saling mencintai

(HR al-Bukhari, al-Baihaqi, Abu Ya’la)

Iya, saling memberi hadiah itu bisa menambah kasih sayang. Dan bulan Oktober ini aku merasa banyak kasih sayang yang kudapatkan melalui hadiah yang diberikan teman-teman padaku. Ada yang dari lomba, oleh-oleh perjalanan, dan hadiah yang datang dari arah yang tak disangka2. Udah kayak rezeki yaa? Eh, emang iya. Jadi kita jangan mempersempit makna rezeki. Rezeki itu bukan hanya berupa uang hasil kerja kita selama sebulan. Rezeki itu bisa berupa nikmat sehat, nikmat waktu luang, obrolan yang menenangkan, dan mendapat hadiah. Alhamdulillah…

Berikut hadiah yang kudapat selama bulan Oktober:

Post Card from Turkey
Seorang ummahat pergi bertugas ke Turki dan sepulangnya dari sana memberiku (dan bberapa orang teman) post card dari sana. Sebenarnya kartu yang bisa kupilih terbatas. Hanya bersisa dua kartu. Tapi langsung kesemsem dengan salah satunya. Sebuah pemandangan senja di Turki. Wah…. Kalo liat arsitektur di Turki (dari sinetron Kupinang Engkau Dengan Bismillah), rasanya jadi pengen ke sana. Keren!

Buku Segalanya Bagiku
Setiap weekend di grup Untuk Sahabat (UNSA) ada lomba nulis. Hadiahnya kecil-kecilan aja sih, paket buku. Tapi even-nya selalu ramai diikuti. Aku juga sih, meski ga pernah menang. Hehe.. ga masalah. Grup itu memang jadi ajang latihan sekaligus refreshing di akhir pecan aja sih. Tapi yaa kalo menang dan dapet hadiah, Alhamdulillah yaah

Buku Segalanya Bagiku ini sebenarnya kudapat bukan dari lomba UNSA, tapi lomba Mba Jazim, sang penulis buku yang bekerja sama dengan grup UNSA. Saat itu peserta hanya diminta berandai-andai. Bagaimana jika aku sebuku dengan buku dengan Mba Jazim, Mba Sinta Yudisia, dll. Bagaimana jika kondisinya buku itu mendapat penghargaan Book of the Month? Dan andai-andai lainnya.


Celengan Semangka
Seperti yang kuceritakan di lomba me and my idol, beberapa orang teman akhirnya teringat akan diriku setiap kali mereka melihat semangka. Aiiih, so sweet banget ga sih? Pernah suatu hari kakak kelas dengan semangatnya bilang, “Ye, di rumahku ada kalender, gambarnya semangka gitu..” Sebelumnya juga adik kelas menghadiahkan note kecil bergambar semangka. “aku liat ini pas lagi ke stationary, trus inget Kak Ai, jadinya aku beli.”

Dan kejadian itu berulang. Seorang saudari yang kukenal lewat dunia maya tiba-tiba ingin bertemu denganku. Ada sesuatu yang ia berikan, katanya. Dulu pikirku ia ingin memberi makanan yang akan kadaluarsa jika tidak segera dimakan, eh tapi ternyata bukan. Ia menghadiahkanku celengan semangka dari tanah liat. Tak ingin berlama-lama disimpan olehnya karena khawatir sang celengan akan pecah.

Sama seperti adik kelasku, saat itu dalam sebuah kartu ucapan yang diselipkan dalam kardus bersama celengan semangka, ia pun teringat padaku dan lantas membelinya. Hwaaa.. jazakillah khairan, saudariii. Oya, jika ingin tau, dia adalah strawberry girl. (silakan di-klik untuk tau siapa orangnya, hihi..)

Gantungan Kunci Jogja
Mba Mae baru pulang dinas di Jogja. Seperti biasa, aku akan dapet oleh-oleh darinya (karena ditodong oleh-oleh juga sih, hwehehe,, piss mba ). Karena sering dinas itulah, makanya Mba Mae jadi salah satu teman yang paling sering memberiku hadiah. Jazakillah khairan yaa Mba.. Aku suka gantungan kuncinya. Kalo jalan-jalan lagi ingat-ingat aku yaa. Hihi..

*oya, hadiah dari JOgja juga paling sering kudapatkan, entah kenapa *

Dompet + Tas Kain Serbaguna
Sebenernya aku berharap dapet voucher Gramedia ketika ikut lomba Me And My Idol yang diadakan Mba Echan. Tapi ternyata ga menang. haha.. Nah, Mba Echan yang baik kemudian menambah kategori khusus dan aku dapet satu kategori sebagai “tulisan terjujur” Hah,, sesuatu banget ga sih? ternyata kejujuranku membuahkan hasil. meski pas nulisnya itu agak2 malu juga

Aku dapet dompet plus tas kain. Hwaaa… aku suka dua-duanya, lucu bangeeeet…. Jazakillah khairan Mba.. Kapan2 adain lomba lagi yaa

Alhamdulillah.. Meski hanya barang yang harganya mungkin tak seberapa, tapi kesan dibalik hadiah itulah yang mahal harganya. Tsaaah.. Oya, tulisan ini tak bermaksud mengecilkan hati teman2 yang tidak memberiku hadiah. Sesungguhnya hadiah itu bisa bermacam-macam bentuknya. Sebentuk perhatian, SMS tausyiah, senyuman tulus, juga merupakan hadiah yang diperhitungkan. Tulisan ini hanya bentuk rasa bersyukur pada Allah atas nikmat yang kudapatkan.

–tapi emang masih menantikan hadiah dari yang lain sih. hohoho… se-su-a-tu-!

***
di Balik 3 Jendela,
1 November 2011 pk. 21.14 wib
Tadinya mau bikin tulisan sebagai hadiah untuk abangku yang milad hari ini. Jadinya malah cerita hadiah2 apa yang kudapatkan. soalnya pas banget juga kiriman hadiah dari Mba Echan sampe hari ini. *tulisan untukmu nyusul deh yaa A’ ^^v

27 responses

  1. nisachem05 said: hadiah mempererat ukhuwah,ai..maaf krn tdk pnah mberimu hadiah d oktober ai..

    masih ada bulan nov, des, insyaAllah nis.. haha.. ga ding! gapapa nisa, kau sudah menyukai tulisan2ku aja aku udah seneng ^^

  2. binarlangitbiru said: bulan september atau oktober awal yah, akhirnya buku yang dipesan oleh Ririn sampai juga padahal butuhnya buku itu bulan Agustus xixixi

    hoho.. haduh, maaf yaa mba erie.. itu ada kesalaahn di aku n penerbitnya u_u

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s