Semua Akan Terlewati, Saudari

Bila bertemu kesusahan, Allah mendidik tentang sabar.
Bila bertemu kesenangan, Allah mengajarkan arti kesyukuran.
Allah mendidik pada setiap masa dan peristiwa.

.
.
.

“Aku mungkin juga nggak akan mampu kalau berada di posisimu. Setiap orang kan punya kesanggupan yang berbeda,” balasmu saat kurasa betapa masalah yang kuhadapi tidak lebih berat dibanding apa yang sedang kau hadapi kini.

Tapi kita sama-sama tahu, kan, saudari? Bahwa apapun persoalan yang sedang menyita waktu, tenaga, bahkan pikiran kita ini, suatu akan terlalui. Bahwa pundak kita akan selalu kuat menahan beban yang seringkali kita sangsikan dapat terpecahkan dengan mudah. Padahal, asal kita yakin bahwa bersama kesulitan pasti ada kemudahan, maka sesulit dan seberat apapun beban hidup kita, semua akan berlalu. Saat airmata menjelma tawa. Saat kesedihan berbuah bahagia. Saat kita tersenyum dan dengan lantang berkata, “That’s life!”

Dan kita hanya perlu memperkaya rasa untuk lebih bijak menjalani semua ini.

@R. B2 BTA

24 responses

  1. faraziyya said: suka ending ini, ai.oia, td sore dah kutitip GK ke JNE. insyaAllah sampai esok lusa.🙂

    termasuk ending yg lama dipikirkan baru bisa muncul :D*bukunya udah sampe, horeee.. alhamdulillah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s