book-a-lova | November ’11

Perhatian! Gambar di bawah ini hanyalah penunjang untuk pengantar bookalova,
bukan buku2 yang kubaca di bulan November

Sekarang ini rasanya pengen sampulin buku2ku (yang paling atas dan paling bawah itu buku kakak sih..). Tapi kalo dipikir-pikir, duh, penting banget nggak siih?? Bukankah banyak kerjaan lain yang harus dikerjakan? Hweee.. waktu memang sedemikian menghimpit beberapa hari belakangan. Tapi aku malah menyisipkan hal-hal nggak penting di antara hal-hal yang penting.

Contohnya waktu belanja di toserba dekat rumah tadi malam. Bukannya beli keperluan yang dibutuhkan, eh, aku malah beli bubble gum. Trus waktu ke TM kemarin malam, lagi2 keasyikan di lapak stationary dan seharusnya cuma beli pulpen 4 warna, eh, malah ditambah pensil mekanik rasa pensil raut. *pensil yang aneh kan? makanya aku beli. Heheu..

Nah, kalo bros yang di sebelah kiri itu adalah purezento pertamaku di bulan Desember. *hoi hoi, Ai.. sekarang kan lagi bikin jurnal bookalova, kenapa jadi bahas purezento deeh?* ehehe…

.
.
.

Yaa sebenernya sih malu juga untuk bikin book-a-lova di bulan November. Jadi, telat kasih laporan tuh bukan karena sibuk juga, hanya bingung mau kasih laporan apa. Hehe.. Hanya ada dua buku yang berhasil dibaca. Itupun buku2 yang tipis dan ringan. Berikut bukunya:

1. Jangan Sadarin Jilbaber – Chio
ini buku barter sama temen. nama penerbitnya anomali dan menurutku pas banget si Chio ini menerbitkan bukunya di sini. Karena emang agak2 aneh bukunya. Dan karena buku untuk akhwat ini dibahas dari sudut pandang ikhwan, jadi semakin uniklah buku ini. Kadang merasa tertampar *eh, banyak bahasan yang bikin aku tertampar ding, heheu*. Kadang nggak sepakat juga. “Nggak sekaku itu kalee..” *hehe, mungkin kalo sang penulis baca review-ku bakal bilang, “nah, yang kayak gini neh yang jangan disadarin”

2. Inspiring Words for Writers – M. Fauzil Adhim

Baca di TM bookstore nih… Buku ini dibaca sekali duduk. Berisi kumpulan motivasi untuk para penulis. beberapa kalimat sang penulis bikin merinding euy! Begitulah.. Semangat menulis itu kan naik turun yah.. Makanya butuh penyemangat selalu, salah satunya dengan membaca buku ini. Tapi yaa inti dari membuat tulisan itu kan menulis saja.

Udah, sodara-sodara.. segitu aja. sisa waktu selama November yang lalu kupakai untuk baca Manga online: Shiawase Kissa Sanchoume (makin suka dengan manga yang satu ini) dan dorama Dragon Zakura (agak telat yah baru nonton sekarang.. tapi doramanya emang keren banget, termasuk OST-nya. ^^b). Oya, aku juga sempat nonton beberapa episode K-drama Sassy Girl Chun Hyang dan King of Baking (hasil barter dengan Ludi, hoho..)

Beberapa buku yang selintas dibaca yaitu The Jakatra Secret *huhu, kapankah aku menyelesaikannya?? ) dan buku Business Moms: 15 IRT Berbagi Tips Sukses Menjadi Pengusaha karangan Triani Retno A. dkk. Aku cuma baca cerita tentang Mom yang jadi penulis aja (ditulis oleh Mba Ifa Avianty). Sisanya baca naskah temen dan buku rumah tangga yang masih dummy.

Jadi, begitulah. Ke depan sih pengennya baca buku2 yang di foto itu (plus Galaksi Khinanti dari Ziyy). Oya, buku yang ditengah itu buku2 second tapi kualitasnya masih bagus, kubeli dari Mba Leyla dan Mba Gita Lovusa. Dalam hal ini aku punya kebiasaan yang sama seperti mereka: bukunya nggak dikasih nama. Jadi sewaktu2 bisa dijual atau dijadiin modal buat book swap *itung2an jalan lagi, ahaha*

Sepertinya di bulan ini aku mulai senang beli buku. Mungkin efek gabung di sebuah grup FB untuk penulis kali yaa? Di sana sempat dibahas topik seputar pembaca dan penulis. Tentang kesedihan para penulis ketika bukunya masuk keranjang buku2 diskon dan kebahagiaan para pembaca karena bisa beli buku diskonan. Dan beberapa hal berkebalikan lainnya.

Selain itu juga karena mendapati tetanggaku suka baca juga. Beberapa kali dia pinjam bukuku dan aku sangat senang. Sayangnya kemudian aku bingung karena stok novelku yang bisa dipinjam semakin sedikit. Jadi memang harus nambah koleksi bacaan. Yah, intinya mungkin Ai akan pensiun jadi si cumi. emm, mungkin yaaa *loh?

Sempat ketonjok juga sih dengan tweetnya @ipphoright tentang keengganan masyarakat membeli buku, padahal kan buku itu bisa jadi investasi juga. Apalagi kalo dipikir2 aku sering banget menghabiskan uang untuk beli cemilan dan pulsa. Haduuuh.. harus semangat beli buku deh pokoknya. trus dibaca. trus sambil nulis. trus bikin buku. trus beli buku dst dst.. hoho.

Dan tanpa terasa tinggal sebulan lagi reading challenge akan berakhir. Sebenernya kalo melihat laporan book-a-lova-ku, sejak bulan lalu aku udah berhasil menjawab tantangan Goodreads. Lebih dari 50 buku udah kubaca. Tapi berhubung nggak semua buku yang kubaca ada daftarnya d Goodreads (dan aku malas masukin secara manual, heeeu) maka aku butuh 15 buku lagi. Glek! sebulan baca 15 buku?

Aku menantang diriku untuk baca 51 buku dalam waktu setahun. Sekarang masih kurang 15 lagi. Dan berbicara soal angka 15, ternyata angka tersebut bukan hanya menjadi jumlah buku yang harus aku baca, tetapi juga nomor urutku di lomba Rumah Kenangan yang diadakan Mba Intan #eaaa. Alhamdulillah aku masuk 25 besar. Dan sekarang (hingga 5 des ini) sedang berlangsung pemilihan juara favorit. Yang mau ikutan vote bisa ke link di sini. #malu2promosi :p

***
Ruang Tengah,
3 Desember 2011 pk. 03.22 wib
Sampai jumpa di book-a-lova Desember ceriaaaa.

39 responses

  1. musimbunga said: Huaa jd inget buku d rmh d bli doang dibacanya mah belom

    aih, yang abis lamaran udah ol aja.. xixi.kalo sewaktu2 ga berminat utk dibaca, coba atuh hibahkan padakuuu. loh? :p

  2. armeliarizkyhidayati said: bingung mau komen ntar kebanyakan aku cm 3 buku Ai😦 huhu… banyakan nonton nih. Eh, dragon zakura bagus yah? brp episode?

    gapapa, komen yg banyak aja, biar keliatannya lapak ini ramai. hahaha…lebih baik dariku ^^dragon zakura bagus ki. cocok ditonton para guru. hehe.. ada 11 episode.

  3. Hmm..kesadaran buat beli buku setelah sudah nulis buku jadi lebih kerasa yah, kak? Iya tuh, saya juga ngerasa lebih bisa menghargai lembar2an buletin dan majalah lokal setelah ada pengalaman ikut bantu2 dalam pembuatannya.. Ya, keputusan untuk membeli (dan bukan cuma minjam :p) memang bukan hanya sekadar kemampuan untuk mengeluarkan uang saja, tapi juga penghargaan atas sebuah karya, dan itu penting untuk menjaga keberlangsungannya. Meski tiap pihak pasti punya caranya masing2 biar tetap eksis.. Wallahu a’lam..Bukunya Ust Fauzil Adhim itu memang keren kak.. Waktu itu saya beli di toko buku dalam keadaan terplastik, jadi sangkanya isinya banyak..ternyata tidak..ho-oh, bisa dibaca sekali duduk..Awalnya sempat agak kecewa, tapi akhirnya merasa untung juga…Soalnya jadi bisa dibaca berkali-kali dan menambah semangat pas suntuk nulis. Kayak kata beliau, buku yg baik itu dibaca berkali-kali juga akan terus memberikan hal baru bagi pembacanya.. Isinya ilmu sih..😀

  4. mylathief said: Ai, siap2 dapat kiriman ‘jedah sejenak’. Dan kau berkewajiban melaporkanya dsini. Hehe. *lirik yg di atas

    Kayaknya ‘jedah’ nya gak pake ‘h’ deh… Kalau gak salah sih yah… :p

  5. Ayo2 beli buku😀 yang asli, jangan bajakan#kampanyepekerjabuku#Aku pernah dipinjamkan 2 buku sama seorang teman, eh karena bagus, akhirnya aku beli, deh :)Di satu sisi, kita mendukung dengan membeli buku. Di sisi lain, jujur saja buku juga bikin konsumtif. Sekarang, gimana kita yang ngatur aja ya😉 Insya Allah, tetap beli buku, tapi sedang berusaha nggak konsumtif. Gimana caranya? :DBagi yang buku2nya makin menumpuk, ayoo sumbang ke rumah baca ;)#kampanyetukangngumpulinbukubuatrumahbaca#

  6. bukan november kmrn aq baca 9summer 10autum,1majalah paman gober,sang penandai tp blm tamat,,pr buku bln desember brarti namatin sang penandai,2 pack majalah paman gober edisi spesial,muhammad lelaki pengeja hujan..doakan brhasil y,ai..

  7. “1. Jangan Sadarin Jilbaber – Chioini buku barter sama temen. nama penerbitnya anomali dan menurutku pas banget si Chio ini menerbitkan bukunya di sini. Karena emang agak2 aneh bukunya. Dan karena buku untuk akhwat ini dibahas dari sudut pandang ikhwan, jadi semakin uniklah buku ini. Kadang merasa tertampar *eh, banyak bahasan yang bikin aku tertampar ding, heheu*. Kadang nggak sepakat juga. “Nggak sekaku itu kalee..” *hehe, mungkin kalo sang penulis baca review-ku bakal bilang, “nah, yang kayak gini neh yang jangan disadarin”kayaknya menarik

  8. megalotus said: kesadaran buat beli buku setelah sudah nulis buku jadi lebih kerasa yah, kak?

    iyaaah. bisa gawat kalo dibalikin lagi: “aku sukanya minjem aja, jadi ga mau beli bukumu” jleb :Dapresiasi karya. itu kuncinya. *tapi aku masih belum nolak kalo dikasih hadiah. eaaa..

  9. mylathief said: Ai, siap2 dapat kiriman ‘jedah sejenak’. Dan kau berkewajiban melaporkanya dsini. Hehe. *lirik yg di atas

    harusnya buku yg kubaca ada 3 nih yaa.. satu lagi itu sih jedah sejenak.😀

  10. megalotus said: Kayaknya ‘jedah’ nya gak pake ‘h’ deh… Kalau gak salah sih yah… :p

    mau pake h atau nggak, pertanyaannya aku nanti dikirimin atau nggak? ongkir antarsulawesi kayaknya murah tuh :p

  11. akunovi said: Ayo2 beli buku😀 yang asli, jangan bajakan#kampanyepekerjabuku#Aku pernah dipinjamkan 2 buku sama seorang teman, eh karena bagus, akhirnya aku beli, deh :)Di satu sisi, kita mendukung dengan membeli buku. Di sisi lain, jujur saja buku juga bikin konsumtif. Sekarang, gimana kita yang ngatur aja ya😉 Insya Allah, tetap beli buku, tapi sedang berusaha nggak konsumtif. Gimana caranya? :DBagi yang buku2nya makin menumpuk, ayoo sumbang ke rumah baca ;)#kampanyetukangngumpulinbukubuatrumahbaca#

    kampanye diterima. *bingung bales apa. heee.. good good😀

  12. topenkkeren said: Wah, chio. Apakabar sekarang dia, ya? Jadi inget cuma dia yang gak mau difoto pas jalan-jalan. Hw~Eh, ada cari aku di canti. Buku bagus. Suka sama (gaya) wulan.

    wah, topan kenal chio yaa? salamin yaa #eh :))

  13. mywordmyworld said: jadi inget mau buku mba ai tapi kok jadi gada kelanjutan gini ya -.-

    jyah, beneran jadi yaa? abis waktu kubilang dikirim ke mana gada responsnya. PM-in alamat kamu dunk neng🙂

  14. nisachem05 said: bukan november kmrn aq baca 9summer 10autum,1majalah paman gober,sang penandai tp blm tamat,,pr buku bln desember brarti namatin sang penandai,2 pack majalah paman gober edisi spesial,muhammad lelaki pengeja hujan..doakan brhasil y,ai..

    semangat nisaaaa. wah, kayaknya terakhir aku baca paman gober tuh pas SMP deh :p

  15. indev said: nanti ka ai mau bawa buku banyak untuk dibaca selama bulan desember?

    jadi inget sms dini:”kak nanti kita bawa buku?””iya, bawa novel yang banyak yaa. siapa tau sinyal ga lancar, nanti kita bisa mati gaya..”hahah… pengennya bawa 3-4 buku vi🙂

  16. hayawi said: pensil mekanik yg rasa pensil raut itu pasti pensil mekanik yg isi pensilnya ngotak tebel gitu, gak gampang patah, bener bukan kak ai?

    betuuuul. itu ada di foto tuh pensilnya. tapi ga jelas yaa? aku baru tau ada pensil itu #norakada lagi pensil buat ngedesain ra. pipih gitu..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s