Ibu, Rasa Nyaman Dan Rasa Takut Itu…

Ibu, rasa nyaman selalu membuat orang2 sulit berubah. Celakanya, kami sering kali tidak tahu kalau kami sudah terjebak oleh perasaan nyaman itu…. Padahal di luar sana, di tengah hujan deras, petir, guntur, janji kehidupan yang lebih baik boleh jadi sedang menanti. Kami justru tetap bertahan di pondok reot dengan atap rumbia yang tampias di mana-mana, merasa nyaman, selalu mencari alasan untuk berkata tidak atas perubahan, selalu berkata ‘tidak’….

Ibu, rasa takut juga selalu membuat orang2 sulit berubah. Celakanya, kami sering kali tidak tahu kalau hampir semua yang kami takuti hanyalah sesuatu yang bahkan tidak pernah terjadi…. Kami hanya gentar oleh sesuatu yang boleh jadi ada, boleh jadi tidak. Hanya mereka-reka, lantas menguntai ketakutan itu, bahkan kami tega menciptakan sendiri rasa takut itu, menjadikannya tameng untuk tidak mau berubah…. “

(Moga Bunda Disayang Allah hal.110-111)


di balik 3 jendela,
9 Februari 2012 pk. 14.17 wib
melingkupiku. kini.

gambar dari sini

22 responses

  1. mylathief said: pantas kok serasa kenal gayanya.. ‘Kok jadi berubah gini gaya bahasanya ai’..he hekira2 berhasil menyelesaikannya kah nanti?

    kadang, menulis sumber di akhir itu penting agar kita lebih bisa menikmati sebuah tulisan. meski endingnya mungkin mengecewakaan. hehe..mungkin perlu tambahan iman untuk bisa menyelesaikannya😀

  2. titintitan said: pas baca, ..janji kehidupan yang lebih baik. langsung kepikir Tere Liye.ternyata bener ;d

    dan tentang pemahaman yang sederhana. emang Tere banget dah😀

  3. faraziyya said: eh? perlu tambahan iman utk menyelesaikannya?*masa aq ga inget ada bagian ini di ‘moga bunda disayang Allah’ :(*bagus yaa

    iya, kan kita emang ga boleh takut zyy. kalo terlalu takutmenghadapi hidup bisa dipertanyakan tuh imannya :Dnah ketauan tuh ziyy bacanya asal lalu aja. sampe lupa bagian ini. ^^v

  4. faraziyya said: udah lama bacanyaabuku perpus pulaa*ngeles

    untuk quote2 bagus dan aku ga punya bukunya biasanya aku catat di blog atau buku biar kalo lupa ada jejak pengingatnya *strategi si cumi :p

  5. topenkkeren said: huwaah.. melatiii..kapan melati difilmkan? pasti lebih seru dari delisa.

    sy justru ga berharap MGDA difilmkan. hehe.. novelnya juga kurang suka.😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s