Terima Kasih, Bontang!

Tak ada yang benar-benar bisa menjawab pertanyaan kami mengenai kekhasan serta sisi2 menarik dari Bontang, kota kecil di Kalimantan Timur itu. “Di sini nggak ada apa-apa, Mbak,” kata salah satu penduduknya. Ya, memang benar bahwa tak ada yang terlalu khas dari makanan, bahasa, dan budayanya. Entahlah, mungkin karena lebih dari 50% penghuninya merupakan pendatang yang sebagian besar berasal dari P. Jawa. Tapi dari segi wisata, ada beberapa tempat menarik yang dapat dikunjungi: Bontang Koala, Kafe Singapore, Taman Nasional Kutai-Sangkima, Pulau Beras Basah. Sayang, tempat terakhir tak bisa kukunjungi

Terlepas dari itu semua, izinkan aku dalam jurnal kali ini menyampaikan segenap rasa terima kasihku yang sebanyak-banyaknya untuk orang-orang Bontang serta orang-orang yang kutemui selama di Bontang. Bahwa mungkin kota kalian tak seramai Jakarta. Bahwa tak banyak tempat-tempat menarik yang dapat dikunjungi. Ah, tapi nyatanya betapa banyak kenangan yang terjalin meski hanya tiga hari kuhabiskan waktuku di sana. Kalian adalah orang-orang baik yang membuatku belajar untuk lebih bersyukur atas segala kebaikan yang kudapatkan selama di sana.

Om Iqbal
Ah, entah harus bilang apa tentang lelaki yang satu ini. Mungkin cuma bisa bilang kalo Om Iqbal ini satu dari orang super baik yang aku kenal. Hei, jangan GR yaa om! Hehe.. Tapi terima kasih banyak atas bantuan yang diberikan selama aku dkk berada di Bontang. Hmm, bahkan sebelum menjejak Borneo yah! Untuk penginapan, transportasi *motornya baik2 aja kan om? ^^v* dan untuk kesabarannya menghadapi kami yang amat sangat merepotkan ini.

Sefa
Belum lama jadi kontak di MP, interaksi pun nggak terlalu banyak, bahkan seringnya aku yang tanya2 seputar Bontang sebelum menjejak kota itu, tapi kebaikannya… hwaa,, bikin speechless juga. Nggak nyangka pertemanan di MP berujung pada pertemuan tatap muka, saling menjabat erat, hingga jalan-jalan keliling Bontang bersamanya. Terima kasih sudah mau mengantar kami ke Bontang Koala. Juga untuk oleh2 serta traktiran Gami Bawis dan Udang yang lomboknya mantab jaya. Seperti yang Sefa bilang, aku nggak akan lupa sama Bontang dan orang-orangnya, termasuk si gadis amnesia ini. InsyaAllah..

Mba Lani
Akhirnya kita ketemu juga secara nyata, Mba. Senang sekail akhirnya kita bisa bersua. Meski hanya sejenak yaa! Tapi semoga ukhuwah ini tak sesingkat pertemuan kita saat di Bontang itu. Terima kasih untuk info2 seputar Bontang-nya. Maaf jika sering mengganggumu dengan SMS2 yang merepotkan ^^v

Desti
Gadis ini orang Bontang yang nggak kutemui di Bontang. Hehe.. Sayang sekai nggak bisa bersua dengannya. Mungkin lain kali. Tapi obrololan2 via SMS dan chat di MP semoga tetap mengakrabkan kami hingga pertemuan yang enath kapan nanti. Makasih juga karena udah mau direpotin yaa! *ketauan kan nih banyak ngerepotin orang, heheu..

Tante Ayu
Sang pengantin ini akhirnya kena aku repotin juga. Hehe.. Maaf yaa tante. Tapi tentu kuucapkan terima kasih banyak karena sudah mau direpotkan bahkan di hari-hari menjelang pernikahanmu. Dan untuk kebaikan, kelembutan, serta hal2 baik yang terpancar darinya, semoga menjadi pelajaran buatku (juga kami? hehe) untuk menjadi lebih baik lagi.

Bapak dan Ibu Sukiman
Mereka adalah tetangga di depan rumah Om Iqbal. Ucapan terima kasih ini dihaturkan untuk tumpangan mobilnya selama kami di Bontang. Saat datang ke akad maupun ke resepsi. Ah, bahkan mereka mengajak kami jalan2 ke Kafe Singapur, seolah mengerti kebingungan kami soal transportasi menuju kafe itu. Dan untuk ajakan mengelilingi pabrik PKT yang tak terlaksana, semoga Allah mencatat niatan Bapak dan Ibu Kiman. *tak lupa mengaminkan doa tulus Bu Kiman di malam terakhir kami di Bontang itu, hehe..

Mba Indah dkk di PKM Teluk Pandan
Untuk buah Rumbai yang rasanya mirip markisa itu. Terima kasih telah mempersilakan kami untuk istirahat sejenak pasca kegiatan jahit menjahit di ruangan sederhana itu. Tak akan terlupakan lah pokoknya. Makasih atas keramahan kalian yaa. Tapi pliss, lain kali jangan ngebahas hal2 yang bikin pasien kalian hanya bisa banyak2 beristighfar selama dirawat oleh kalian. Hehe.. Piss ^^v

Pak Yoyok
Supir travel kami yang punya banyak cerita menarik. Yang terkaget2 waktu kubilang hubungan kami dengan Om Iqbal hanya “teman fesbhuk!”😀
Yang bisa dibilang sikapnya nggak bisa ditebak. Tapi memberikan banyak hikmah dalam setiap obrolan2 yang terjalin. Laik dis lah pokoknya yaa Pak! Hihi..

Dan meski bukan orang2 yang tinggal di Bontang, aku pun ingin mengucapkan rasa terima kasih ini untuk kalian:

Mba Agie
Untuk diskusi yang menarik seputar “akhwat jakarta”, hehehe.. Maaf Mba kalo kiat2 ini emang error bin ceriwis. darimu aku belajar untuk lebih “anggun” lagi dalam bersikap, meskiii… susyah!😛

Cak Dayat
Untuk celetukan2 usilnya. Serta diksusi seputar bisnisnya. Dan tentu saja untuk kompor yang seringkali ia sodorkan padaku. Haha.. Tunggu sampai aku membuktikan tantanganmu yaa! :p

Pak Syamsul
Untuk keramahannya sejak pertama kali bertemu. Beneran deh, kakak tertua Om Iqbal ini ramah dan baiiik banget. Kalau sama Mba Agie atau Cak Dayat kan udah interaksi sebelumnya meski via dumay, tapi sama Pak Syamsul ini bener2 pertama kalinya ketemu dan berinteraksi. Orang yang asyik untuk berbagi cerita lah ^^b

Ibunya Om Iqbal *ga tau nama beliau ^^v
Untuk kelembutannya. Hmm…. waktu awal2 ketemu sempat speechless juga. Tiba2 keingetan aja gitu sama ibuku. #mellow ^^v
Juga untuk masakan yang istimewa *makasih udah perhatian sama tamu jauh ini Bu ^^b

Untuk Puteri, Kakanya Om Iqbal yang lain *nggak tau namanya juga*, untuk keluarga Ayu yang juga baik hati… Hwaaa. Bagaimana Ai harus membalas kebaikan kaliaaan??

Terima kasih atas kesempatan untuk bertemu dan mengenal kalian meski dalam tempo yang singkat. Jazaakumullah khairan katsiran..

One response

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s