[CookingTime] Ma-Schot Wanna Be


Prolog
Selain di toko stationary, aku biasanya gampang terdistraksi di supermarket, terutama di bagian makanan. Aku mudah tergoda oleh produk makanan baru, seperti minuman kemasan, snack, atau coklat. Tapi nggak jarang juga keinginan untuk masak yang aneh-aneh itu muncul di saat melihat bahan masakan berjejer di rak-rak supermarket. Dan gegara memasukkan sekotak makaroni ke dalam keranjang belanja, akhirnya aku dituntut untuk googling makanan apa aja yang terbuat dari makaroni.

Pilihan kemudian jatuh pada Makaroni skotel. Nggak susah untuk ngedapetin resepnya. Aneka resep tersaji dengan toping dan variasi yang siap dipilih. Setelah membeli makaroni, aku lantas membeli bahan-bahan lain yang dibutuhkan. Daging giling, susu, wortel, keju, serta lada dan pala bubuk. Maklum, di rumah nggak tersedia bahan-bahannya. Tiga tahun terakhir rumahku emang sepi dari kegiatan masak yang “aneh-aneh”. Hoho..

Do you know? Setelah bahan-bahan terkumpul sebenernya aku nggak langsung masak juga. Haha.. Beberapa hari terakhir, aku ada jadwal ngajar pagi. Malamnya udah nggak sempat masak. Ceritanya udah capek. Halah. Tapi berhubung Si Eceu’ ngingetin kalo daging gilingnya harus segera diolah, jadilah aku terpaksa masak menjelang tengah malam saat kondisi rumah udah sunyi senyap. Benar-benar kurang kerjaan!

Oya, sebenarnya bahannya belum lengkap semua. Ada satu bumbu yang kayaknya sih cukup menambah cita rasa tapi sayangnya hingga jam 10 malam itu nggak kutemukan. Dia adalah bawang Bombay. Oalah.. Kok aku bisa lupa dengan bumbu yang satu itu siiiih? *pikun kumat

Dan satu poin penting lagi yang sebenernya membuat makaroni skotel ini berubah nama menjadi Macaroni Schotel Wanna Be adalah… Aku nggak punya oven, sodara2! Wakaka… Jadi, adonan makaroni skotel yang harusnya dipanggang dalam oven terpaksa harus dikukus trus dijadiin kroket. Duduls banget kan? Tapi soal rasa.. meski baru pertama kali nyoba.. nyummy! Alhamdulillah rasanya nggak mengecewakan! Berhasil, berhasil, berhasil, horeeee!

NB: sebelum dibikin kroket, aku cobain mascot wanna be pake saus dan rasanya not bad! meski emang penyajian terbaik yaa dipanggang

Bahan-bahan


  • Macaroni 200 g
  • Daging giling (bisa diganti sosis, bakso, atau kornet)
  • Wortel baby 5 buah (sesuai selera), parut
  • Susu full cream 250 gr (susu UHT juga bisa)
  • Telur 4 buah, yang 3 dikocok (dianjurkannya 4-5 buah padahal ^^a), sisanya untuk perekat tepung roti
  • Garam ½ sdt
  • Gula ¼ sdt
  • Lada bubuk ½ sdt
  • Pala bubuk ¼ sdt
  • 2 siung bawang putih, cincang halus (dan kenapa aku malah cincang kasar? Hedeeeh)
  • Keju
  • Margarin
  • Tepung roti
  • Minyak goreng
  • Saus sambal
  • Daaan.. harusnya pake bawang Bombay yah! Buat numis2 dagingnyaaah!


Cara Memasak

  1. Masak makaroni hingga matang, sisihkan.
  2. Tumis margarin dan bawang putih hingga harum, lalu masukkan daging giling dan wortel parut
  3. Masukkan susu, gula, garam, lada, dan pala bubuk, aduk, lalu diamkan hingga mendidih dengan api kecil.
  4. Masukkan makaroni, keju, dan telur, aduk hingga merata, matikan kompor.
  5. Masukkan adonan ke dalam loyang yang telah diolesi margarine
  6. Beri taburan keju di atasnya *agak gak guna sih, kan nanti jadi kroket😀
  7. Panggang, eh, kukus adonan hingga matang😀
  8. Potong-potong bentuk dadu maskot yang telah matang
  9. Celupkan ke dalam telur lalu selimuti dengan tepung roti
  10. Goreng mascot hingga berwarna kuning kecoklatan
  11. Sajikan selagi panas bersama saus sambal ^^b

TIPS

  • Pastikan semua bahan telah siap digunakan (wortel sudah diiris, telur sudah dikocok, dll) baru memulai kegiatan memasak. Jangan sampai di dapur heboh sendirian
  • Sering-sering cuci tangan yaa! Alat masak (terutama pisau) dicuci juga kalo mau dipake buat bahan yang berbeda.. ini tips aku dapet dari acara masterchef sih. Hahay.. awas kontaminasi!
  • Jangan memasukkan adonan sampai penuh ke dalam Loyang. Beri sisa sekitar 1-2 cm karena adonan akan mengembang.
  • Jangan masak menjelang tengah malam kecuali terpaksa, haha..

***
di Balik 3 Jendela,
4 April 2012 pk. 23.50 wib
Lalu, adakah yang mau memberi hadiah oven kalo Ai menikah nanti? Wakaka…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s