Let It Flow

Mimpi itu tlah kukubur sejak November yang lalu. Mungkin karena keputusasaanku akan target tahun lalu yang tak tercapai. Maka, aku memilih untuk menghabiskan waktuku dengan berpetualang dan melakukan apa yang aku suka. Ya, mungkin tak seharusnya aku seperti ini. Harusnya aku tetap bersabar hingga mimpi itu dapat terwujud. Tapi kupikir mungkin saat ini aku ingin let it flow saja.

Saat ini aku hanya ingin fokus pada karier menulisku juga pada kebahagiaan ayah. Tahun ini harus ada buku yang aku terbitkan. Aku juga ingin bisa memberikan segalanya untuk ayah dan keluargaku. Demi kesehatan ayah. Demi kebahagiaannya.

Dan mimpi itu masih menggantung meski aku belum ingin meraihnya. Atau jangan-jangan, ini hanya anganku saja? Entah. Tak ingin kupikirkan dulu.

***
Di balik 3 jendela,
18 April 2012 pk. 08.13 wib
Fix me!

5 responses

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s