Akhir Yang Indah

Pagi tadi, sebuah nomor tak dikenal meneleponku. Ternyata dari Buyung, teman sekelas sewaktu tingkat tiga di SMA dulu. Lama tak berinteraksi, membuatku spontan saja melempar pertanyaan, “Mau kasih undangan, yaa?” Selain saling bertanya kabar, sepertinya pertanyaan seputar nikah cukup in untuk diajukan mengingat undangan dari teman-teman seangkatan yang akhir-akhir ini disiarkan.

“Bukan,” sanggahnya. “Mau kasih kabar duka.”

OMR! Betapa tawa yang menyertai pertanyaanku itu seketika membawa ketidakenakan hingga kemudian hanya mampu berucap lirih, “Innalillahi wa inna ilaihi rooji’un” Ternyata Buyung ingin mengabarkan bahwa ayah dari Irfan, teman kami, meninggal dunia lepas shubuh tadi. Berharap agar kabar itu semakin tersebar luas. Berharap pula ada yang berkesempatan memberikan hak terakhir sang mayyit, mengantarkan hingga kuburnya. Buyung sendiri tak bisa hadir karena ia sedang dalam perjalanan ke luar kota.

Tak lama, akupun mengakses Facebook dan mendapati abangku meng-update status. Berita duka cita juga. Hmmpf.. Kematian itu memang begitu dekat. Bukan hanya satu orang yang dikabarkan meninggal setiap harinya. Ah, sayangnya diri ini terlalu bodoh untuk memetik hikmah dari setiap kematian yang datang. Hingga kini masih saja belum merasa siap jika sewaktu-waktu aku dipanggil-Nya. Bekalanku belum cukup, Yaa Allah..

Sorenya, aku bertemu abang. Saat itu ia bercerita tentang ayah temannya yang meninggal. “Meninggalnya cakep banget, Ai. Abis sholat tahajjud, lanjut sholat shubuh. Trus meninggal dengan tenang di kamarnya setelah berobat.” MasyaAllah.. Benar-benar merinding mendengarnya. Dan abang juga menceritakannya melalui status facebooknya:

“Untuk sahabatku, Hafiz,
Subhanallah, husnul khatimah,. Itulah kata yg pantas terucap. Selesai shalat tahajjud, usai shalat shubuh, istirahat, berobat, pulangnya istrahat
di kamar sebentar, menghembuskan nafas
terakhirnya. Terlihat ratusan orang penuh ketika menyolatinya, imam menangis ketika sholat jumat,qunut pun diberikan, doa2
dipanjatkan dengan isak yang membacanya. Allahummaghfirlahu untuk ayahanda H. Idris, pengurus masjid, jamaah masjid..”

Dan ternyata, ayah yang dibicarakan abang adalah juga ayah dari temanku. Oalah, pantas nama teman abang itu terasa familiar. Bagaimana bisa aku lupa kalau temanku dan teman abang adalah kakak beradik? Kalau bukan karena abangku yang mengingatkan, mungkin aku juga sulit menghubungkannya.

Turut berduka cita yaa, Fan! Moga sekeluarga diberi ketabahan atas kehilangan ini yaa. Semoga kita juga bisa merasakan akhir yang indah g.itu. Aamiin.

***
Cattleya 108,
5 Mei 2012 pk. 21.21 wib
Untuk setiap hikmah yang kau dapat hari ini, Ai, pahamilah!

19 responses

  1. Subhanallah… sebuah akhir kehidupan yang menjadi idaman. Kisahkan juga dunk, masa hidup beliau. Amalan”nya, agar kita bisa meniru perilaku baik beliau :)Ida R

  2. qqcakep said: Kisahkan juga dunk, masa hidup beliau. Amalan”nya, agar kita bisa meniru perilaku baik beliau🙂

    aku belum sempat ngobrol lebih jauh dengan abangku, mba. tapi mungkin dari status abang itu bisa menjawab mungkin yaa. salah satu amalannya adalah ia dekat dengan masjid..

  3. aniadami said: subhanallah…semoga kita semua meninggal dalam keadaaan husnul khatimah, amin *salam kenal, ai*

    aamiin..salam kenal juga, mba ani🙂

  4. faraziyya said: Makasih ya ai,Sesorean tadi jg aku lagi inget saat terakhir nemenin mamah. Kepikiran utk memahami perihal sakaratul maut

    aku pun takut, ketika peristiwa kematian terasa biasa buatku😦

  5. sururirifai said: Insya Allah, pada akhirnya kita pun ingin yang happy ending juga, khusnul khotimah. Sama2 mendoakan. ^_^

    betul, ingin sekali.. harus terus2 diingatkan yah..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s