[JourneyToBandung] Keping-keping Hikmah

Aku kemudian mengumpulkan keping-keping hikmah yang kudapat saat di Bandung…

Kuliah Shubuh di Daarut Tauhid
Andai saja kami tidak jadi mabit di Daarut Tauhid, mungkin kami takkan mendapatkan kuliah shubuh yang disampaikan oleh Aa Gym langsung. Begitulah, karena Ziyy yang begitu ingin mabit, juga Mba Yuni yang sudah woro-woro di QN kalau ingin mabit juga, akhirnya kami pun memutuskan bermalam di sana. Ah, bukankah ini memang sudah menjadi ketetapan-Nya? Pun dengan tema yang disampaikan Aa Gym lepas shubuh itu.

Bukan kebetulan jika ternyata temanya begitu pas dengan apa yang aku dan Mba Novi perbincangkan sebelumnya. Tentang masa lalu, masa kini, dan masa depan. Moga dengan menuliskannya kembali membuatku selalu ingat bahwa ketakutan kita akan masa lalu dan masa depan hanyalah bentuk kekhawatiran yang tak beralasan. Kita hidup untuk masa kini. Selebihnya adalah kehendak Allah. Tentang bagaimana kita bisa berdamai dengan masa lalu. Juga tetap berharap meski akhirnya Allah jualah yang akan menentukan layak tidaknya kita mendapatkan apa yang kita impikan.

Gathering Blogger Mizan
Ada yang menarik di acara gathering blogger yang diadakan oleh Penerbit Mizan ini. Bukan tentang Hotel Ambarosa yang menjadikan acara tersebut terkesan eksklusif dan megah. Tentu saja kami merasa beruntung terpilih menjadi bagian dari 50 peserta yang hadir. Tapi yang menarik adalah pengisi acara serta apa yang mereka sampaikan di sana.

Muhammad Assad, penulis buku Notes from Qatar, di sesi pertama dan Pidi Baiq, penulis buku Serial Drunken, di sesi kedua. Tema besar yang diusung dalam gathering tersebut sebenarnya tentang “From Blog to Best Seller Book.”. Maka, ketika Assad begitu bersemangat menyampaikan tips bagaimana agar blog kami dapat menjadi sesuatu yang bernilai (uang) bahkan dibukukan dan best seller, Pidi Baiq justru menyampaikan hal yang sebaliknya. “Kenapa sih pengen banget terkenal?” lontar penulis yang juga akrab disapa Ayah itu. Ya, kadang hidup ini memang tidak melulu soal materi. Tak akan habis dunia dikejar. Label best seller kini mungkin tak terlalu merepresentasikan kualitas isi buku tersebut. Maka, utamanya memang meniatkan diri untuk memberikan kebermanfaatan yang luas dulu.

Kenangan di Masjid Salman ITB
Mengunjungi Masjid Salman menjadi ajang napak tilas tersendiri buatku. Pertama kali aku mengunjungi masjid dekat kampus ITB ini sewaktu mengikuti study tour SMA saat aku kelas 3 dulu. Kali kedua aku ke sana dalam rangka mengikuti Birdrace, sebuah kompetisi pengamatan burung di beberapa titik di Bandung. Dan salah satu alasanku datang kembali ke Masjid Salman adalah membeli cireng isi yang dijual di pelataran masjid tersebut. Ah, mungkin terkesan memaksakan ketika setibanya kami di pelataran menuju Masjid Salman, yang kucari pertama kali adalah, “Di mana penjual cireng isi?”

Di masjid itulah hatiku terkait. Hmm, bukan hanya Masjid Salman ITB, kupikir semua masjid, terkhusus masjid kampus, memberikan nuansa yang sama: kedamaian hati. Mengamati aktivitas di masjid tersebut adalah rekreasi ruhani yang menyenangkan. Ada sekelompok mahasiswa yang melingkar, entah sedang berdiskusi atau belajar bersama. Di sudut masjid, ada sekelompok lain yang tengah rapat, mungkin mereka tengah mempersiapkan acara lembaga dakwah di kampusnya. Dan oase itu semakin menyejukkan oleh lantunan ayat suci al Quran yang sayup-sayup terdengar.

Malam Minggu Bersamamu
Sebuah restoran seafood menjadi tempat yang akan menutup perjalanan kami seharian itu. Tak ada perjalanan yang melelahkan dan sia-sia selama kita bisa mengambil hikmah dari setiap langkah yang dipijak. Maka, ketika restoran itu ramai oleh muda-mudi serta rombongan keluarga yang ingin makan bersama mulai memenuhi kursi-kursi kayu yang telah disediakan, adalah kesabaran yang harusnya turut serta hadir menemani obrolan kami. Karena episode menunggu makanan yang telah kami pesan akan terasa semakin menyebalkan kala kesabaran itu hilang.

Keesokan hari, saat insiden kecil di pagi hari, saat matahari malu-malu menyapa kami setibanya di St. Hall yang sepi, juga saat kami harus berpisah dengan Rifi, Sang Nyonya Rumah yang baik hati, toh hal-hal tak mengenakkan hilang seketika, berganti tawa dan senyum perpisahan. Dan satu hal yang akhirnya kusadari: Kenangan itu tak selamanya pahit. Perjalanan ke Bandung bersama kawan-kawan mayaku adalah kenangan manis yang tak boleh dilupakan.

***
Di balik 3 jendela,
12 Mei 2012 pk. 11.08 wib
Tentang perjalanan sebulan yang lalu…

30 responses

  1. Pengenn jalan2 juga.. Tapi lebih pengen ikutan mabit acara sanlat atau dauroh sambil bawa naizar.. Biar ngerasain “hawa” spesial ini dari kecil, huhu..Tapi pertama2, ajak ke mui dl kali yaak, tongkrongan favorit umminyah…

  2. malam ini ada jadwal mabit di sunda kelapa, Di. dapet infonya dari teman:Assalamualaykum sdr2 seimanku, InsyAllah Young Islamic Leaders (YI-Lead) AQL Ar-Rahman dan RISKA akan mengadakan “I’tikaf dan Subuh Berjamaah : Kebangkitan Pemuda Islam Menuju Kebangkitan Islam” oleh : Felix Siaw, Ust. Ahmad Yani, Ust. Ahmad Sarwat & Ust. Fazdlan Garamatan Sabtu- Mgg, tgl 12-13 Mei di Sunda Klapa, Jam 20.00-06.00, target Jamaah :3000 org. Bagi yg mempunyai keluangan waktu dan rezeki bisa ikut berpatisipasi dlm Dakwah ini dan bs jd Ladang amal unt kt smua serta mjd bekal saat menghadap Allah SWT, infak bs ditransfer ke Rek. BNI Syariah No. 024 906 8716 Cab. Jkt Timur (JTS) ato ke BCA : 70

  3. akuai said: infak bs ditransfer ke Rek. BNI Syariah No. 024 906 8716 Cab. Jkt Timur (JTS) ato ke BCA : 70

    berarti pas dsana ga da infak yg dimintakan gitu?kepingin deh. nanti paginya bisa ngadem-ngadem cantik di suropati deh, abis itu pekanan *sambil ngebayanginmnta izin dulu deh,jfs infonya ai🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s