book-a-lova | 05

Barusan dapet nasehat:
Nggak usah mentarget banyak buku, namun resapi setiap ilmu yang kau baca dalam setiap buku. Tak berfaedah menyelesaikan banyak judul namun tak mengambil manfaat dari isinya. Untuk si penulis ada pepatah “Jadilah kitab, meski tanpa judul. Jangan jadi judul tanpa kitab.”. Untuk pembaca pun “Baca faedah kitab, bukan mengumpulkan judul.”

Paragraf pembuka di atas merupakan SMS yang dikirm Mba Fajar beberapa waktu lalu. Sengaja kubuat jadi prolog bookalova kali ini tujuannya untuk mengingatkan diriku juga sih. Udah lama nggak menembus angka yang cukup tinggi dalam capaian target buku yang dibaca selama sebulan. Alhamdulillah bulan Mei ini bisa menghabiskan 8 buku. Tapi kalau ditilik lagi, apa yang sudah kudapatkan dari buku2 yang kubaca selama ini?

Seperti halnya peta hidup yang akan membawa kita ke “jalur yang benar”, maka bagiku, adanya targetan buku selama setahun, yang kemudian dipecah jadi targetan buku perbulannya, menjadi satu pemicu sendiri untuk tetap “rajin” membaca. Jadi, jangan heran kalau aku merasa begitu senang waktu Goodreads, terkait reading challenge-ku, sempat bilang “Awesome, you are 6 books ahead!”

Di rumah ada banyak buku yang menanti untuk dibaca. Mulai dari buku pinjeman, buku sendiri, maupun buku hadiah dari ikut2 lomba. Belum habis buku2 itu dibaca, aku juga beli novel2 lainnya. Begitulah, aku emang masih tergolong pelit dalam hal beli buku, tapi hampir selalu gak bisa menahan godaan buku diskon murmer. hehew..

Beberapa buku aku prioritaskan untuk dibaca lebih dulu atas dasar ngejar target resensi dan untuk mempelajari karya orang lain. Aku kan pengen bikin novel romance ceritanya, maka aku perlu tambahan referensi bacaan buku2 ber-genre yang sama. Waktu kunjungan ke Bukune bareng teman2 di grup nulis, sang editor merekomendasikan bukunya Winna Effendi untuk dibaca. Alhamdulillah muridku punya bukunya, jadi aku pinjam saja. Hoho..

Berikut buku2 di bulan Mei:

  1. Puisi Adalah Hidupku – Dhee Shinzy dkk.: lebih tepat memasukkan buku ini di bulan April sih, karena tinggal beberapa halaman aja yang belum dibaca. Isinya puisi2 galau (termasuk puisiku dong? haha). Kebanyakan curcolan penulisnya, tapi hanya beberapa puisi aja yang menurutku bagus (semakin gak kumengerti bahasanya, semakin bagus :P). Tapi buat anak-anak yang baru bikin puisi, antologi ini bolehlah diapresiasi ^^
  2. Be a Writer, Be a Celebrity – Andrei Aksana: Numpang baca di basement gramed depok. Seingetku aku ngasih bintang 4 deh, karena meski buku ini amat tipis, secara isi sangat padat. Dan yang aku suka, meski judulnya menawarkan sang penulis untuk jadi selebrity, fokus si Andrei untuk bahasan itu cuma sediit kok. Banyakan bahas tentang cara menulis sebuah buku (khususnya novel). Etapi pas cek di GR, banyak yang kasih bintang 2-3. Akhirnya aku tahu kalau buku itu ternyata seharga Rp 50.000 saat dijual pertama kalinya. Wews.. Mungkin karena pake art paper dan full colour. Andrei sendiri bilang kalo pembuatan buku ini karena sebuah tantangan. Maklumlah yaa, biasanya kan dia bikin novel2 romantis. Yaph, ternyata emang gak semua penulis bisa melahap banyak genre.
  3. Tentang Cinta – Naura Laily: novel oleh2 dari Bukune nih. Covernya bagus, judulnya juga simpel tapi powerfull, tapi secara isi, hmm.. biasa banget. Tapi katanya buku ini lumayan laris loh.. Mungkin karena bahasanya yang mengalir kali yaa..
  4. Kangen – Asmanadia & Birulaut: beli dari anak MP waktu ada lelang amal di lapaknya Mba Shant. Dan masih suka dengan cerpen2 mereka berdua. Mungkin terkesan tema2nya ringan banget, tentang kehidupan sehari2 pasutri dan problematikanya lah. Tapi cara mereka meramu cerpen itu yang terasa beda. Dari pembukanya aja udah bikin pengen nerusin sampai habis cerpen itu. Oya, di kumcer ini ada lanjutan cerpen milik mba asma yang ada di kumcer seri pernikahan sebelumnya: aku ingin menjadi istrimu. Menarik!
  5. Refrain – Winna Efendi: temanya masih agak2 klise, tentang sahabat yang saling suka. Novel ini tergolong teenlit yang membahas kehidupan sekolah dan persahabatan. Yang cenderung basi adalah bahwa yang populer itu anak2 basket dan cheers. Jaman sekarang masih gak sih kayak gitu? Kayaknya ekskul juga udah beraneka deh. Di novel ini Winna bikin banyak kejutan. Tulisannya juga mengalir.
  6. 33 Fakta Seru Makhluk Hidup – Ye Young & Shin Jae Hwan: komik full colour ini cukup membantuku menemukan hal2 unik yang bisa dijadikan pemicu sebelum masuk ke materi pembelajaran. Membuat pelajaran biologi terasa menyenangkan *karena memang sebenernya menyenangkan kok, heheu. Buat yang bosen dengan tampilan buku dengan narasinya yang panjang, buku ini bisa jadi bacaan yang bagus sekaligus teman belajar yang asyik. Tapi harganya lumayan mahal yeee. Untung buku ini dihadiahkan mizan😛
  7. Jadi Penulis? Siapa Takut! -Alif Dansa Munsyi: alias Remy Silado. Konon, dia punya banyak nama pena sesuai dengan genrenya. Alif ini khusus untuk karya nonfiksi sastranya. Bukunya punya gaya bertutur yang unik, perpoin gitu. Mengupas tuntas berbagai macam karya mulai dari puisi sampai skenario drama. Bahasanya unik, aneh, dan agak berat. Tapi membuka cakrawala berpikir. Di buku ini aku belajar, bahwa EYD tidak melulu dipaksakan dalam sebuah karya.
  8. Ai – Winna Efendi: novelnya bersetting Jepang tapi kalo kubaca yaa nggak Jepang2 banget. Hehe.. Yang aku pelajari dari novel Winna ini adalah karakter tokohnya yang konsisten dari awal sampai akhir. Di novel ini Winna juga cukup banyak mengeksplorasi perasaan yang bikin pembacanya hanyut.

Harusnya bulan ini juga bisa memasukkan novel Tahta Mahameru, sayangnya bacaannya belum beranjak dari halaman 264. Gagal deh ikut lomba resensi Republika. Oya, lomba Arti Buku Buatku juga gak sempat diikuti. Semalam tuh benar-benar tepar dan memutuskan untuk gak mau memaksakan tubuhku *mumpung lagi jadi manusia normal neh* Hwaa, padahal mau cuap-cuap tentang aku dan buku, hoho.. Kapan-kapan aja deh ceritanya kalo gitu.

***
Ruang Tamu,
1 Juni 2012 pk. 08.50 wib
Yuk, simak agenda buku bulan ini:
3 Juni: Tips n Trick Internet Marketing di Kantor Gema Insani Press (pk. 08.30-12.00)
10 Juni: Bedah Buku Catatan Hati di Setiap Doaku di Gramed Matraman (pk. 16.00-18.00)
17 Juni: Kopdar GRI di Kebun Raya Bogor
26-1 Juli: Pesta Buku Jakarta di Istora Senayan

45 responses

  1. Bulan Mei ya? Uhm… Kayaknya cuma 3: Pukat (lanjut baca dr jaman tau ga selese2. Ehh, ternyata setelah diresapi ceritanya bagus!) Lanjut beli Burlian (masih dibaca) dan bukunya Andrei Aksana juga, kumpulan puisi😀

  2. akuai said: jyah. :))aku sebut2 dirimu juga loh di postinganku: eMP4t s4j4😀

    haghaghaghag.. bentaar ga ditimpuk kan? agak parno ama emp4t nih.. =)))) oke meluncuuur

  3. @jarawayyang baca dan ngintip2 siap2 ditimpuk :P@andiahzahrohweleh, aku belum tuntas baca serial anak2 mamak. belum tergerak untuk baca novel Tere lagi neh ^^abtw, aku belum pernah baca buku2nya Andrei Aksana yang fiksi sebenernya.

  4. @faraziyyahmm.. tanggal segitu udah selesai SNMPTN belum yaa? masih punya murid yang belajarnya tiap hari ahad neh u_u@andiahzahrohiyaa, sebelumnya kan cuma baca2 satu-dua buku yaa. ayo semangat baca, bund! baca buku anak yang tipis2 juga boleh😀

  5. @titintitanaku juga bacanya gak kenal waktu teh. maksudnya bukan baca terus, tapi bacanya suka2 aja. kadang pas di jalan, lagi nunggu, sebelum tidur, kadang sambil makan. hehe..@chifururunah, itu udah di-acc sama yang punya SMS😀

  6. chifururu said: Wah… dijawab langsung oleh sang kreatornya…Siip.. saya pasang di FB ya.Mb Fajar ada FB-nya?

    ga punya.. hehehe.. kreatornya bukan sayaaaa…. wong saya juga dinasihati.. =D

  7. @chifururujadi, maschif, sms mba jar itu dimuali sejak kata “barusan dinasehatin” :))@jarawaymana neh sms dari mba ajr lagi? :P@faraziyyaaku mau pinjem novel tere-nya dong! kamu punya kan yaa kalo gak salah? ^^

  8. akuai said: aku mau pinjem novel tere-nya dong! kamu punya kan yaa kalo gak salah? ^^

    kalo yang ini ‘kau, aku dan sepucuk angpau merah’ malah aku belum punyangincer minjem sama temen malah😀

  9. Hebat Ai dalam sebulan 8 buku. Kak Rien sendiri sepanjang 2012, Mei adalah bulan terbanyak baca buku (4 bukuuuuuu) :))itupun cuma buku ringan, buku traveling karya Nadine dan Deean.C heheBuku no. 4, jadi pengen bacaBuku no. 8, nama panggilanmu Ai😀

  10. @berry89tapi tergantung bukunya juga menurutku, hay. kalo bacaan fiksi yang kita baca sih gak usah lama2 bacanya juga gapapa. novel winna efendi itu aku bacanya juga cepet, karena gak semua kata2nya diserap juga ^^@topenkkerensatu buku udah dicicil bulan lalu. satu buku berupa komik gitu, yang novel dibaca cepat. masih belum banyak kayaknya.@megalotuskamu baca apa aja rif? resep obat?😛

  11. @katerinassaat ini baca buku jadi tuntutan buatku juga sih kak. butuh referensi nulis dari karya orang lain gitu. kalo untuk nonfiksi yaa buat menambah ilmu aja :)@dyasbaikikut pesta buku jakarta aja? aku bisa tanggal 30, tapi katanya ada kopdar MPID yaa? hmm..@akunovi dan faraziyyahayuk ketemuan.. tapi kayaknya aku cuma balikin buku n pinjemin buku aja. hwaaa… di rumah buku2 yang belum dibaca masih numpuk :((

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s